Media Asing Anggap Jokowi Kuat Atasi Kemarahan Rakyat Soal Kenaikan BBM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Media asing kembali menyoroti perkara kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia. Media Inggris, Reuters, melaporkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berada dalam posisi yang kuat untuk mengatasi tekanan dan kemarahan atas kenaikan harga BBM.

Walaupun keputusannya menuai protes di seluruh Indonesia, koalisi Jokowi yang menguasai hampir 82 persen kursi di parlemen, disebut Reuters akan mampu mengatasi keributan dan bahkan menjadikannya sebagai King Maker untuk pemilihan 2024.

"Modal politiknya cukup kuat untuk menyerap guncangan jangka pendek," kata Sirojudin Abbas, direktur eksekutif lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting kepada Reuters, Kamis.

"Protes akan mereda dengan mudah karena tim Jokowi telah mengelola kondisi dengan cukup baik," tambahnya.

Selain itu, Kennedy Muslim, seorang analis dari lembaga survei Indikator Politik menilai masuknya rival politik Prabowo Subianto ke dalam kabinetnya telah menghilangkan sumber oposisi yang potensial bagi Jokowi.

 

Bocoran dari Menhub

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membocorkan persiapan Presiden Joko Widodo sebelum menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Jokowi sampai menggelar rapat lebih dari 10 kali dengan sejumlah menterinya.

“Saya sangat berterima kasih dengan Bapak Presiden dan semua menteri kita membahas itu tidak satu kali, lebih dari 10 kali kita ratas dan sosialisasinya itu soft sekali,” ucap Budi Karya Sumadi.

Sehingga, kata Budi, dari pembahasan yang dilakukan Presiden Jokowi dan menteri terkait secara teliti dampaknya dari kenaikkan harga BBM masih terkendali di sektor transportasi.

“Relatif sektor transportasi itu tidak terjadi suatu guncangan,” ujar Budi, kepada Jurnalis Kompas TV Cindy Permadi, Jumat (9/9/2022).

“Bahwa 1-2 hari ada masalah ya, tapi kita akan jalani ini, Pak Presiden juga minta agar Pemda juga melakukan suatu upaya-upaya yang memberikan subsidi-subsidi di daerah.”

Sebab, sambung Budi, dampak dari kenaikkan harga BBM tidak mungkin hanya dikerjakan oleh satu kementerian saja. n kps/jk/rmc

Berita Terbaru

Dorong Perluasan Pasar, Pemkab Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan UMKM

Dorong Perluasan Pasar, Pemkab Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan UMKM

Selasa, 01 Sep 2026 10:45 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menjajaki peluang kerja sama…

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Siapa yang tidak tau wisata Telaga Sarangan yang berada di Magetan, Jawa Timur karena menyuguhkan spot foto dengan latar belakang…

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Program Penjaminan Polis amanat dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2026 paling lambat diselenggarakan pada Januari 2028. Kepala Eksekutif…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - 3 merek beras fortifikasi ditarik dari peredaran. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam ketiga merek besar fortifikasi tersebut tidak…