Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Sukses Gelar PKKMB untuk Mahasiswa Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PKKMB Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jakarta. SP: Ariandi
PKKMB Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jakarta. SP: Ariandi

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jakarta, baru saja menyelesaikan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2022/2023. PKKMB ITB Swadharma diselenggarakan secara luring dengan tetap mengikuti protokol Kesehatan untuk pertama kalinya setelah pandemi Covid 19. Sebelumnya, kegiatan ini diselenggarakan secara daring selama dua tahun berturut-turut.

Kegiatan yang diselenggarakan akhir pekan ini (17-18 September 2022) ini tentu saja mampu mengobati rasa kerinduan akan kebersamaan  lewat aktivitas yang bermakna bagi mahasiswa maupun segenap civitas akademika ITB Swadharma.

Acara ini diselenggarakan di Kampus 1 Jl Malaka no 3 Jakarta Barat dan diikuti oleh 222 mahasiswa dari Fakultas Teknologi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Berbagai materi diberikan pada pelaksanaan PKKMB kali ini. Mulai dari sistem perkuliahan hingga pengenalan kampus seperti demo UKM, Hima dan berbagai games untuk melatih leadership, kekompakan dan tanggung jawab.

Pelaksanaan kegiatan PKKMB tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor ITB Swadharma, Nur Sucahyo S.Si., M. M. Selain diikuti oleh 222 mahasiswa, pada pembukaan PKKMB tersebut juga dihadiri sekitar 50 dosen ITB Swadharma dari Fakultas Teknologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pada pembukaan, Rektor ITB Swadharma memberikan sambutannya bahwa mahasiswa dapat mengikuti program Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) melalui skema - skema yang disediakan oleh Kementerian. Mahasiswa ITB Swadharma banyak telah mengikuti terutama skema magang, studi independen dan Program Pertukaran Pelajar.

“Saat ini ada 40 mahasiswa ITB Swadharma sedang mengikuti Program Pertukaran Pelajar kampus Merdeka Bela Negara (PPKM-BN) yang diinisiasi oleh Lembaga Layanan DIKTI Wilayah 3 Jakarta dan Kementerian Pertahanan yang diikuti oleh hampir 6000 mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Wilayah 3 Jakarta dan Sumatra. Dengan kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat memperluas wawasan tentang kebangsaaan melalui profesi digital. Selain itu saya berharap agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu,” kata Rektor ITB Swadharma

Umumnya kegiatan PKKMB hanya diberikan materi tentang akademik dan kemahasiswaan, tetapi dalam pelaksanaan PKKMB kali ini ITB Swadharma juga mengundang 2 pembicara untuk membagikan ilmunya yakni Eggan Nachson selaku ketua BEM sekaligus CEO di pusatahli.com dan Ike Kurniati M. Kom, selaku dosen ITB Swadharma sekaligus data scientist di data academy.

Dalam seminar tersebut, Eggan Nachson menyampaikan wawasannya tentang Perkembangan Start Up di Dunia Edukasi dan Industri Kreatif, sedangkan Ike Kurniati menyampaikan  wawasannya tentang Membangun Analitical Thinking untuk Masa Depan.

Pada hari kedua PKKMB berlangsung, mahasiswa diperkenalkan lebih detail tentang kampus ITB Swadharma serta bagaimana proses sistem pembelajaran, proses administrasi yang ada di Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma. “ITB Swadharma itu merupakan pengabunggan dua perguruan tinggi swasta yakni Politeknik Swadharma dan STMIK Swadharma,” jelas Ahmad Fitriansyah M. Kom selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Sementara itu, salah satu mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ade Lia Safitri mengaku senang sekaligus bangga selama mengikuti acara PKKMB tahun ini yang diselenggarakan secara offline.

“Selama mengikuti ospek beberapa hari ini saya merasa senang, gembira, sekaligus bangga. Senang karena ada aneka kegiatan yang seru, menghibur, dan tetap edukatif. Bangga karena ternyata kampus yang bakal menjadi tempat saya menimba ilmu ini mempunyai misi yang sangat besar. Selain itu saya juga berharap semoga ITB Swadharma dapat memberikan wadah bagi potensi-potensi para mahasiswa yang berbeda, meskipun tidak semua dari kami berpotensi di bidang akademik, semoga pihak kampus tidak pandang bulu. Karena seyogyanya kecerdasan seseorang tidak hanya dinilai dari nilai yang tertera di raport, namun juga nilai yang diimplementasikan di lingkungan sosial,” ujar Ade Lia.

Ardiansyah, salah satu mahasiswa Fakultas Teknologi pun mengungkapkan bahwa suasana PKKMB kali ini sangat terasa kekeluargaan dan keakrabannya.

“Banyak pengetahuan baru yang didapat guna mempermudah untuk pelaksanaan masa kuliah nanti. Antusias serta keakraban mahasiswa baru dan panitia pun serasa menyenangkan karena ada beberapa kegiatan games dan tanya jawab. Pesan saya, baik untuk diri saya sendiri dan teman-teman mahasiswa baru. Semangat mengejar menjadi yang terbaik, kuatkan motivasi belajar. Tentukan target goals untuk mencapai apa yang menjadi tujuan, baik di masa kuliah dan dunia kerja nantinya. jangan mau kalah dengan yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak seperti saya,” beber Ardiansyah.

Di sesi penutupan, Adi Sopian M.Kom, selaku ketua PKKMB tahun 2022 ini berharap agar selama 2 hari acara PKKMB tersebut berlangsung, mahasiswa dapat menambah cakrawala untuk meningkatkan ilmu penngetahuan dan semua materi yang diberikan bisa menjadi pedoman selama perkuliahan berlangsung. ari

Berita Terbaru

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang…

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mencegah penularan dan mempercepat target eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kabupaten…

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menghadapi potensi wabah ancaman penyakit zoonosis, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kesiapsiagaan melalui…

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui revitalisasi lahan perkebunan komoditas, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, berupaya menjaga eksistensi apel sebagai komoditas…

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan kasus TBC, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun mulai…

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan setelah kebijakan serupa pada 2025 dinilai mampu meningkatkan…