Pabrik Mebel Mojosari Ludes Dilalap Si Jago Merah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pabrik pengolahan mebel milik CV Alseason Furniture di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dilalap si jago merah, Senin (26/9).  Api diduga berasal dari percikan las yang menyambar peredam suara berbahan styrofoam. 

Terlihat asap hitam tebal membumbung tinggi sekitar pukul 11.00 WIB dari belakang pabrik. Warga setempat sempat panik, sebab lokasi pabrik berdampingan dengan pemukiman padat penduduk. 

"Di dalam itu isinya furniture macam-macam, ada kursi meja, keranjang," ucap saksi mata saat di lokasi kejadian. 

Ia menyebutkan, dugaan awal mula kebakaran disebabkan adanya percikan api pengerjaan pengelasan oleh karyawan pabrik. Tanpa disadari mengenai peredam suara berbahan styrofoam yang di tembok. 

"Di kamar potong, kan dia (pekerja) lagi motong besi. Ada percikan api, kena dinding yang bahannya gabus, ini untuk peredam suara. Tau-tau apinya membesar gitu," ujarnya. 

Terpisah, Kapolsek Mojokerto Kompol Heru Purwadi membenarkan kebakaran tersebut dikarenakan adanya percikan api saat melakukan pengelasan di area CV Alseason Furniture yang mengenai peredam suara di dinding berbahan styrofoam.

"Kronologis yang kami gali keterangan dari pemilik dan saksi bahwasanya sekitar jam 11 tadi salah satu pekerja melaksanakan pengelasan. Disaat melaksanakan pengelasan itu percikan api lasnya (memercik tembok). Dimana temboknya dikasih peredam terbuat dari styrofoam," ucap Heru. 

Usai mengetahui adanya informasi kebakaran dari masyarakat, lanjut Heru, pihaknya lalu berkoordinasi dengan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto untuk memadamkan api yang semakin membesar. 

Total ada delapan mobil damkar yang diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan pembasahan pabrik sekaligus gudang mebel tersebut. 

"Kami dibantu enam damkar dari Kabupaten Mojokerto dan dari kota satu unit. Lalu ada satu unit dari gama. Saat ini sudah dalam pembasahan. Untuk titik api yang besar sudah padam. Tapi tetap pembasahan agar tidak ada titik api lagi," ucapnya. 

Meski tak ada korban jiwa, api berhasil menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik tersebut. 

"Nihil korban, kerugian masih kami dalami tapi. Untuk luas kebakar hampir seluruh gudang terbakar. Terpenting tidak merembet ke pemukiman," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…