KPU Sampang Sebut Ada Identitas Calon Pemilih Tak Dikenal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor KPU Kabupaten Sampang
Kantor KPU Kabupaten Sampang

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Dari hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura,Jawa Timur di bulan September Tahun 2022, jumlah pemilih mencapai 811.033 jiwa. Rinciannya, meliputi sebanyak 400.764 pemilih kalangan laki-laki dan 410.269 pemilih dari kalangan perempuan.

Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sampang, Aliyanto mengungkapkan, proses pendataan dilaksanakan setiap bulan sampai periode akhir untuk September 2022.

Pendataan pemilih merupakan bagian dari komitmen penyelenggara dari KPU Sampang dalam pemutakhiran, memperbaiki dan merawat data pemilih sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen PDPB yang termuat dalam peraturan KPU Nomor 6 2021.

Aliyanto menyebutkan, ada banyak jiwa atau penduduk yang ditemukan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk menjadi pemilih. Seperti pindah keluar daerah sebanyak 25.620, meninggal 9.639. Data ganda ditemukan sebanyak 28.629, dan identitas tidak dikenal mencapai 28.206 orang.

"PDPB yang ditetapkan KPU Sampang pada bulan September 2022, menjadi bahan untuk memastikan DPB yang telah masuk dalam mutakhir, akurat dan komprehensif," katanya, Kamis (29/9/2022).

Menurutnya, penyelenggara harus memastikan setiap Warga Negara Indonesia (WNI) berdomisili di Kabupaten Sampang yang telah memenuhi persyaratan wajib masuk dalam daftar hak pilih untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

KPU Sampang segera melaksanakan tahapan pemutakhiran data pemilih.

"Pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih akan dimulai pada 14 Oktober 2022," ujarnya.

Dalam proses PDPB, pihaknya melakukan sesuai dengan PKPU Nomor 6 tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Yakni prinsip komprehensif, inklusif, akurat, mutakhir, terbuka, responsif, partisipatif, akuntabel dan perlindungan data pribadi.

"Setiap bulan kami dari Kabupaten Sampang, secara terus menerus melakukan updating data, berkoordinasi dengan instansi terkait, melaksanakan rekapitulasi DPB, dan diumumkan terhadap publik," ungkapnya.

Pihaknya mengakui, bahwa tujuan PDPB yang dilakukan penyelenggara Pemilu, sebagai upaya memelihara, memperbaharui, dan mengevaluasi Data Pemilih Tetap (DPT atau pemilihan terakhir secara berkelanjutan yang digunakan untuk penyusunan DPT pada Pemilu dan/atau pemilihan berikutnya.

"Dalam hal ini, KPU Kabupaten Sampang akan menyiapkan DPB sebagai bahan awal dalam pemutakhiran data pemilih untuk kempentingan penyelenggaraan Pemilu 2024," jelasnya.

Proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan KPU Sampang, menggunakan teknologi informasi dengan tetap menjamin kerahasiaan data pribadi melalui Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih).

"Kami menyediakan data dan informasi pemilih berskala nasional serta daerah mengenai data pemilih secara komprehensif, akurat dan mutakhir," ungkapnya. gan

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…