ANALISA BERITA

Tergoda Situasi Kerumunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prof Dr. Bagong Suyanto, Drs. M.Si
Prof Dr. Bagong Suyanto, Drs. M.Si

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Insiden di Malang dengan korban lebih dari 130 orang ini saya lihat ini semata-mata karena godaan situasi kerumunan.

Jadi kalau menurut teorinya kerumunan itu membuat orang-orang menjadi mudah terpancing ketika ada 1/2 orang yang menginisiasi.

Karena dalam kerumuman itu identitas sosial orang atau kelompok dalam kerumuman itu akan hilang.

Itu yang membuat orang-orang atau suatu kelompok bersembunyi dalam identitas anonimus yang memudahkan orang-orang untuk terpancing melakukan tindakan di luar nalar.

Peristiwa ini justru menjadi pukulan telak olahraga kita khususnya Sepakbola ysng sebentar lagi jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Kedepan, saya berpesan untuk aparat hukumnya, perlu untuk menguasai kemampuan taktis untuk memecah kerumunan apabila ada situasi hal ini.

Itu ada caranya atau protokolnya.

Kalau di luar negeri misalnya ada indikasi untuk bentrok, misal diajak menyanyi lagu-lagu kebangsaan yang kemudian membangun suasana yang lain.

Kalau di Indonesia mungkin bisa diajak bershalawat atau bisa diajak nyanyi lagu kebangsaan yang membuat orang tidak lagi terbawa pada suasana emosional kelompoknya sendiri.

Jadi itu perlu kemampuan teknis, bahkan ada cara lain misal tempat duduknya diatur dan lain sebagainya. asa/rmc

 

(Seperti diutarakan saat diwawancara wartawan Surabaya Pagi, Aksaradia, Minggu (2/10/2022)

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…