SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Desa Kalianget Barat, Kec. Kalianget Kab. Sumenep. Drs, Suharto mengaku telah melakukan realisasi dana desa (DD) melalui program ketahanan pangan tahun anggaran 2022.
Menurutnya, Anggaran Dana Desa Tahun 2022 telah direalisasikan sesuai dengan Musrengbangdes, salah satunya, membikin terobosan Jalan untuk petani di Dusun Asam Nunggal Desa Kalianget Barat Kec. Kalianget, Kab. Sumenep.
"Pemerintah Desa Kalianget Barat, telah merealisasikan jalan untuk petani di Dusun Asam Nunggal Desa Kalianget Barat, dengan menggunakan Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2022 " ungkapnya kepada Surabaya pagi
Jalan sepanjang 220 meter dengan lebar 2 meter setengah itu, sangat membantu petani untuk beraktifitas di areal sawah, apalagi nantinya jalan tersebut dapat digunakan warga melintas ke desa lain.
“Selain itu juga, Kita akan bikin terobosan jalan ke daerah padat lingkungan, tujuannya untuk memudahkan warga menggunakan jalan desa,” tegasnya.
"Kita hanya menjalankan amanah, sebagai pelaksana kegiatan di desa yang bertugas untuk mensejahterakan masyarakat desa melalui anggaran Desa (DD) atau anggaran Dana Desa (ADD) yang diambil dari dana APBD kab. Sumenep," imbuhnya.
Dikatakan Suhato, selain kegiatan program ketahanan pangan untuk realisasi anggaran jalan Desa dan kegiatan lainnya, pemerintah juga memberikan bantuan kepada lima kelompok nelayan berupa jaring ikan laut, dan satu kelompok lagi mendapatkan bantuan bibit udang jenis lobster air tawar.
"Pemerintah desa, juga telah menyalurkan bantuan kepada kelompok nelayan berupa jaring ikan, dan satu kelompok mendapatkan bantuan bibit udang jenis lobster air tawar," ujarnya.
Tidak hanya itu, pemerintah desa juga menyalurkan bantuan kambing sebanyak 24 ekor yang diberikan kepada warga Kalianget barat yang memang layak untuk diberikan bantuan.
Selain itu juga dibidang pertanian, pemerintah Desa Kalianget Barat, telah menyalurkan bantuan bibit pisang Cavendish sebanyak 450 yang dibagikan kepada kelompok yang ada di desa Kalianget Barat.
Menurutnya serapan bantuan yang diberikan itu sudah dilakukan monitoring oleh pemerintah desa, camat, dan pemerintah kabupaten, sebagai bentuk mensosialisasikan program tani dengan produk lokal akan berkembang dan memiliki potensi besar bila ada campur tangan pemerintah baik daerah maupun pusat.
"Terkait bibit pisang Cavendish, di Desa Kalianget Barat sebagai percontohan untuk menjadikan sarana pengembangan usaha tani dengan produk lokal menjadi produk unggulan berkelas nasional," tegasnya.
Dijelaskan Suharto, selaku Kepala Desa, mengaku memiliki tanggung jawab yang besar untuk berperan aktif dalam mengorbitkan produk lokal baik dari usaha tani atau kreatifitas lainnya, selain itu juga berperan aktif dalam mensejahterakan desa, dan keamanan di desa.
"Sebagai Kepala Desa, selain memiliki amanah yang besar, juga harus berjiwa besar, karena banyaknya persoalan di desa, kepala desa harus siap menjadi rumah bersama bagi desa," pungkasnya.
“Tidak hanya itu, tanggung jawab besar yang lainnya, terhadap negara, karena kita telah dibantu oleh pemerintah pusat melalui Program dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD kab. Sumenep,” pungkasnya. AR
Editor : Moch Ilham