Muhammadiyah Anggap Ada Propaganda Politik untuk Anies Baswedan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Situasi politik pasca Anies Baswedan, di deklarasikan sebagai calon presiden (capres) 2024 oleh partai NasDem, mulai ngereng. Sampai-sampai ormas Islam yang dikenal menghasilkan intelektual muslim digeret-geret.

Minggu ini ada postingan yang menarasikan Muhammadiyah resmi mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024 beredar di media sosial.

Ternyata PP Muhammadiyah menepis mentah-mentah kabar liar tersebut.

Kabar liar Muhammadiyah mendukung Anies di Pilpres 2024 itu salah satunya beredar di Facebook, sejak Rabu (5/10/2022).

Salah satu akun mengunggah video yang diedit dan bertuliskan "Muhammadiyah Lamar Anies ke PKS". Postingan itu juga disertai tulisan yang menyatakan Muhammadiyah resmi mengusung Anies di Pilpres 2024.

Kabar itu ditepis oleh Sekum Muhammadiyah Abdul Mu'ti. Dia menegaskan Muhammadiyah tidak terlibat dalam urusan politik praktis.

"Muhammadiyah tidak terlibat dalam dukung mendukung calon presiden.Sebagai Ormas Islam, Muhammadiyah tidak punya otoritas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan dukung mendukung calon presiden dan wakil presiden," kata Mu'ti lewat akun Twitter-nya.

 

Bersikap Cerdas

Mu'ti mengajak Muhammadiyah untuk bersikap cerdas. Dia menyebut video yang menyesatkan itu ditujukan sebagai propaganda politik.

"Warga Muhammadiyah hendaknya bersikap cerdas dan tidak terpengaruh oleh video yang beredar luas melalui medsos bahwa Muhammadiyah memberikan dukungan atas pencalonan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden. Video yang beredar merupakan disinformasi yg dimaksudkan sebagai propaganda politik," ujar Mu'ti.

 

Masih Lama

Mu'ti juga menjelaskan sesuai konstitusi, lembaga yang berwenang mencalonkan presiden dan wakil presiden adalah partai politik. Selain itu, dia mengatakan proses pemilihan presiden dan wakil presiden masih lama. n erc/rmc

Berita Terbaru

Momentum Libur Maulid Nabi, Terminal Purabaya Dipadati 27 Ribu Penumpang

Momentum Libur Maulid Nabi, Terminal Purabaya Dipadati 27 Ribu Penumpang

Rabu, 26 Agu 2026 11:08 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Selama momentum Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, sebanyak ribuan penumpang mulai memadati Terminal Purabaya untuk berpergian dan…

Cuaca Ektrem hingga 10 Hari tak Melaut, Nelayan Sidoarjo: Minim Tangkapan Ikan

Cuaca Ektrem hingga 10 Hari tak Melaut, Nelayan Sidoarjo: Minim Tangkapan Ikan

Rabu, 26 Agu 2026 11:02 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melihat fenomena cuaca ekstrem membuat sejumlah nelayan di Sidoarjo harus pupus tidak melaut hingga 10 hari lamanya. Meski saat…

Viral! Limbah Medis B3 Dibuang Ngawur di Saluran Air Exit Tol Tambak Sumur

Viral! Limbah Medis B3 Dibuang Ngawur di Saluran Air Exit Tol Tambak Sumur

Rabu, 26 Agu 2026 10:54 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Viral di media sosial terkait penemuan sebanyak ribuan jarum suntik dan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ditemukan…

Kebakaran Warung PKL di Lidah Wetan, Listrik Ratusan Rumah Warga Padam

Kebakaran Warung PKL di Lidah Wetan, Listrik Ratusan Rumah Warga Padam

Rabu, 26 Agu 2026 10:43 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga di Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya digemparkan adanya kebakaran hebat yang melanda warung sentra PKL RT 3,…

Artis Revaldo Fifaldi, Tak Kapok Bernarkoba

Artis Revaldo Fifaldi, Tak Kapok Bernarkoba

Rabu, 26 Agu 2026 07:44 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Artis Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan polisi. Revaldo ditangkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus…

Solidaritas Jurnalis Jatim, Tuntut Direskrimum Transparan

Solidaritas Jurnalis Jatim, Tuntut Direskrimum Transparan

Rabu, 26 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:40 WIB

PENAHANAN Raditya M Khadaffi, Pemimpin Redaksi Harian Surabaya Pagi dan pengurus PWI Jatim, ini sudah menjadi persoalan publik. Bukan lagi soal privat Raditya…