Menteri Bahlil Sindir Perbankan Tidak Adil Salurkan Kredit ke UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kontribusi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi perekonomian Indonesia dinilai sangat besar. Namun sayangnya, menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia perbankan kurang adil dalam penyaluran kredit kepada UMKM.

"Ada yang kurang dari perbankan, perbankan ini himpun uang dari masyarakat tetapi penyaluranya tidak fair terhadap UMKM," kata Bahlil dalam acara Pembagian NIB di Graha Jalapuspita Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Bahlil menjelaskan, selama 2021 jumlah kredit landing adalah sebesar Rp 6.000 triliun. Rp 5.700 triliun diantaranya dipakai untuk kebutuhan kredit usaha. Dari jumlah tersebut UMKM hanya mendapat bantuan kredit sebesar Rp 1.120 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 18%-19%.

"Tau nggak UMKM berapa, tidak lebih dari Rp 1.120 triliun. Hanya kurang lebih 18%-19%. Bapak Jokowi mengatakan, tidak fair kalau UMKM dapat 18%," ujarnya.

Bahlil pun sangat menyayangkan hal tersebut. Pasalnya, penyumbang PDB (produk domestik bruto) Indonesia mayoritas atau sekitar 61% dikontribusikan dari sektor UMKM. Bahkan, mereka juga menciptakan peluang kerja baru untuk masyarakat.

"Tenaga kerja di Indonesia 131 juta kontribusi UMKM itu 120 juta," tuturnya.

Lebih lanjut, Bahlil menambahkan, Presiden Jokowi sudah memberikan perintah agar penyaluran kredit perbankan untuk UMKM ditingkatkan lagi. Menurutnya, Jokowi juga sependapat bahwa penyaluran kredit 18-19 persen untuk UMKM tidak adil dan memerintahkan agar tahun 2024 kredit untuk UMKM bisa mencapai 30 persen.

“Porsi untuk UMKM di tahun 2024 minimal harus mencapai 30%," tandasnya.

Adapun untuk meningkatkan penyaluran kredit ke UMKM, UMKM juga harus memiliki izin alias mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) agar dapat mengakses pendanaan bank. Maka dari itu, pemerintah saat ini tengah fokus untuk memberikan NIB kepada UMKM terutama pelaku UMK perseorangan.

Selain itu, Bahlil juga menyinggung kemudahan pengurusan NIB, tidak seperti yang dia rasakan ketika masih menjadi pengusaha.

"Saya tidak ingin susahnya saya dulu ketika jadi pengusaha ditemukan juga oleh generasi sekarang. Oleh karena itu kita melalui UU Cipta Kerja untuk membuat izin NIB bagi UMKM yang menengah rendah dan izinnya tidak ada amdal, kita bikin lewat OSS dan gratis," pungkasnya. jk

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…