Bus Pariwisata Tabrak Truk, 1 Tewas 4 Luka Berat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Bus pariwisata yang membawa rombongan pelajar SMK 1 PGRI Nganjuk menabrak truk muat tebu di tol Jombang. Kecelakaan tersebut membuat bus nyaris hancur di bagian depan. Satu orang tewas dan 4 lainnya luka berat dalam peristiwa tersebut.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi mengatakan bus Samudra Trans melaju dengan kecepatan tinggi dari barat ke timur atau dari arah Nganjuk ke Mojokerto. Bus yang dikemudikan Muktiono (52), warga Desa Cangkring Malang, Beji, Pasuruan ini mengangkut rombongan siswa SMK PGRI 1 Nganjuk untuk berwisata ke Bali.

Menurutnya, total 60 orang di dalam bus pariwisata ini. Terdiri dari sopir, 1 kernet, 1 pemandu wisata, 3 guru pendamping siswa, serta 54 siswa SMK PGRI 1 Nganjuk. Sampai di KM 681.800A Astra Tol Jomo sekitar pukul 10.45 WIB, sopir bus tiba-tiba membanting setir ke kiri.

"Sopir bus tidak menjaga jarak aman. Ketika kendaraan di depannya mengerem, sopir bus banting setir ke kiri. Namun, di lajur lambat juga ada kendaraan di depannya sehingga sopir bus banting setir lagi ke kiri ke arah bahu jalan," terangnya kepada detikJatim, Kamis (20/10/2022).

Sialnya, ketika itu terdapat 2 truk gandeng muat tebu yang parkir di bahu jalan KM 681.800A Astra Tol Jomo. Yaitu truk nopol AG 8432 UF yang dikemudikan Rohmad Darmawan (51), warga Kelurahan Singonegaran, Pesantren, Kota Kediri dan truk nopol S 8760 UZ yang dikemudikan Prawoto (63), warga Desa Karangrejo, Kandat, Kediri.

"Truk gandeng parkir di bahu jalan karena mengalami kendala pecah ban," jelas Dwi.

Tak pelak Bus Samudra Trans menabrak bagian belakang truk nopol AG 8432 UF. Kerasnya tabrakan mengakibatkan truk AG 8432 UF terdorong ke depan hingga menabrak bagian belakang truk nopol S 8760 UZ.

"Posisi terakhir ketiga kendaraan berada di bahu jalan menghadap ke timur. Penyebabnya diduga pengemudi bus tidak menjaga jarak aman dengan kendaran di depannya," ungkap Dwi.

Menurut Dwi, kecelakaan ini menewaskan kernet bus, Dwi Handoyo Slamet (45), warga Desa Menanggal, Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Selain itu, 4 penumpang bus menderita luka berat. Ia menegaskan data tersebut laporan awal TKP sehingga masih dinamis.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto menjelaskan 2 truk berhenti di bahu jalan Astra Tol Jomo karena salah satu truk mengalami kerusakan.

"Informasinya ada kerusakan sehingga dia parkir di pinggir jalan. Truk satunya menghampiri karena temannya. Truk yang belakang yang rusak," jelasnya.

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…