Ratusan Pedagang Pasar Tanjung Anyar Mojokerto Sepakat Direlokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan pedagang tumpah pasar tanjung anyar Kota Mojokerto siap direlokasi. SP/Dwy AS
Ratusan pedagang tumpah pasar tanjung anyar Kota Mojokerto siap direlokasi. SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sejumlah pedagang PKL yang berjualan di sepanjang jalan kawasan Pasar Tanjung Anyar, Mojokerto akhirnya bersedia direlokasi.

Setidaknya, ada 165 pedagang di Jalan Residen Pamuji, HOS Cokroaminoto dan Jalan KH Nawawi telah sepakat untuk pindah ke lokasi baru.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan pedagang untuk mencari solusi terbaik terkait relokasi tersebut.

"Kita buka dialog bersama para pedagang dan akhirnya ada titik temu jadi ada 32 pedagang buah dari Kota Mojokerto maupun luar kota yang sebelumnya menolak pindah akhirnya bersedia direlokasi di Rest Area Gunung Gedangan," jelasnya, Minggu (23/10).

Menurut dia, pihaknya sudah meminta persetujuan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang juga mengizinkan Rest Area Gunung Gedangan digunakan sebagai tempat relokasi bagi pedagang buah dari Pasar Tanjung Anyar.

Nantinya, pedagang buah akan menempati lapak di bawah sedangkan pedagang makanan dan minuman (Mamin) di bangunan atas.

"Kemarin sudah dilakukan pengukuran lokasi dan pengundian lapak total ada 32 pedagang di mana 12 pedagang besar sudah mengambil undian dan 22 pedagang eceran kemudian sisanya meminta difasilitasi relokasi ke dalam Pasar Tanjung," ucap Ani.

Ani mengungkapkan para pedagang juga telah sepakat untuk relokasi paling lambat pada Selasa (25/10).

Sebelumnya, Pemerintah Daerah telah menyiapkan tempat relokasi bagi pedagang sayur dan sembako di Pasar Prapanca, pedagang Makanan dan Minuman (Mamin) di Pasar Kliwon. Kemudian, pedagang buah direlokasi di Pasar Kranggan.

Sedangkan khusus pedagang warga Kota Mojokerto akan di relokasi ke dalam Pasar Tanjung.

"Relokasi pedagang buah di Rest Area Gunung Gedangan sehingga selanjutnya akan merubah ikon tempat tersebut selain sebagai pusat kuliner juga menjadi pusat buah," ungkapnya. Dwi

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…