ANALISA BERITA

Beda Capres tak Boleh Picu Permusuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Ma'ruf Amin, Wakil Presiden
 Ma'ruf Amin, Wakil Presiden

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Adanya perbedaan politik dalam Pemilu 2024 mendatang jangan sampai membuat masyarakat terpecah. Meski beda pilihan partai atau pasangan calon presiden maupun wakil presiden tidak membuat permusuhan di masyarakat.

Kalau kita berbeda partai maka kita harus bersikap lakum partaiyukum walana partayuna, partai Anda partai Anda, partai saya partai saya.

Kalau berbeda capres lakum capresukum walana capresyuna. Bagi kalian capres kalian, bagi kami (capres kami ) artinya berbeda tidak perlu terjadi permusuhan.

Selama ini, perbedaan politik kerap membuat masyarakat terkotak-kotak, sehingga menimbulkan perselisihan. Karena itu, kita harus tetap mengedepankan semangat persatuan bangsa.

Saya juga berharap peran santri Muhammadiyah dalam mengawal dan menjaga persatuan di masyarakat jelang Pemilu 2024. 

Supaya bangsa ini tidak terkoyak apalagi ketika kita akan menghadapi pemilu legislatif, capres dan sebagai hendaknya kita tidak melupakan semangat kesepakatan nasional sebagai satu bangsa. 

Sisini juga ingin saya tekankan perlunya santri ikut menjaga kesepakatan nasional yang telah dirumuskan pendiri bangsa mulai dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Menurut saya, tidak hanya menjadi santri yang paham agama tetapi juga ikut menjaga kesepakatan nasional. 

Seorang yg memegang teguh kesepakatan nasional tidak berarti harus kehilangan dirinya sebagai seorang muslim kaffah.

Karena itu kita sebagai Muslim Indonesia harus menjadi muslim utuh dan juga memegang teguh kesepakatan nasional, ini yang dua duanya kita jalankan dengan baik.

Selain itu, selain persaudaraan sesama muslim, penting juga menjaga persaudaraan sesama bangsa dan sesama manusia.

Ini prinsip yang diajarkan Islam bahwa seluruh manusia adalah saudara, maka ulama merumuskan persaudaraan selain ukhuwah islamiyah,  ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.

(Lewat keterangannya saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional Pesantren Muhammadiyah Boarding School Prambanan, DIY, Senin (24 Oktober 2022). 

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…