Dokter: Konsumsi Gula Berlebihan Picu Masalah Kulit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik diabetes dr. R. Bowo Pramono, Sp.PD-KEMD mengatakan konsumsi gula secara berlebihan dapat memicu masalah pada kulit, bahkan bisa memperburuk kondisi kulit pada penderita diabetes.

"Gula yang berlebihan akan ditimbun sebagai lemak. Lemak akan ditimbun lagi di kulit, bisa timbul jerawat akibat nutrisi dari kulitnya itu tidak sempurna, tidak lengkap, sehingga dia mudah terkena infeksi sehingga jerawat," kata dokter dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta itu dalam bincang-bincang virtual pada Senin (24/10).

Dia mengatakan, selama pankreas masih sehat dan mengeluarkan insulin secara cukup, maka sebetulnya gula yang dikonsumsi berlebihan masih dapat dikontrol dalam tubuh. "Jadi selama kadar gula darahnya masih bagus, dengan mengonsumsi makanan manis secukupnya atau tidak berlebih, otomatis kesehatan kulit juga akan terjaga," kata Bowo.

Akan tetapi jika pankreas dan insulin terganggu, ditambah kadar gula darah yang tinggi, maka kondisi tersebut dapat berkaitan dengan masalah kulit, termasuk terhambatnya proses penyembuhan luka di kulit. Hal itu terjadi karena insulin tidak mampu memindahkan glukosa dalam darah ke sel kulit sehingga penyembuhan luka juga akan semakin sulit.

"Kalau kemanisan di dalam darah (kadar gula tinggi) otomatis sel kulit tidak mau makan sehingga penyembuhan dari luka itu juga sulit karena protein tidak sampai ke sana (ke sel kulit), makanan dan obat juga tidak sampai sana," kata Bowo.

Peningkatan insulin dapat memicu produksi minyak di kulit menjadi lebih banyak sehingga kulit lebih rentan mengalami jerawat. Masalah kulit tersebut juga akan sulit sembuh pada penderita diabetes.

Selain jerawat, masalah kulit lainnya yang bisa timbul akibat konsumsi gula berlebih juga termasuk penuaan kulit. Bowo menjelaskan kondisi tersebut dapat terjadi saat kelenjar keringat tidak mampu mengeluarkan lemak sehingga kulit menjadi kering atau tidak lembap.

"Sering orang bertanya. Dok, kalau orang diabetes cepat tua kelihatannya. Betul, karena pada saat gulanya tinggi, lemak-lemak yang di bawah kulit itu akan berkurang, apalagi kalau sudah terjadi neuropati diabetes," katanya.

"Banyak teman-teman yang berobat ke kulit, tapi gulanya belum diperbaiki, ya, percuma. Jadi gulanya diperbaiki dulu, sambil perawatan. Itu tentu akan lebih bagus sehingga nutrisi itu sampai ke kulit," kata Bowo.hlt/mns

Tag :

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…