Pemilih Muda Capai 60 %, Potensi Hoaks Makin Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta - Penyebaran Hoaks berpotensi tinggi terjadi saat Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI. Sebab, jumlah pemilih muda, yang diketahui akrab dengan media sosial, mencapai 60 persen dari total pemilih. 

"Pemilih pemuda di tahun 2024 dapat menembus 60 persen yang artinya jika tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi ancaman bagi demokrasi," kata Komisioner Bawaslu RI Lolly Suhenty dalam diskusi bertajuk 'Optimalisasi Peran Kejaksaan RI dalam Pengamanan Pelaksanaan Tahapan Pemilu 2024' di Jakarta, Kamis (27/10).

Penyebaran hoaks menjadi satu dari empat potensi gangguan saat gelaran Pemilu 2024. Bawaslu RI menjadikan empat potensi gangguan itu sebagai perhatian utama dan telah menyiapkan langkah mitigasinya.

Tiga gangguan lainnya, yakni politik uang, politisasi suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), dan pelanggaran netralitas oleh ASN dan TNI/Polri. "Politik uang ini trennya tidak pernah turun, dia akan selalu bergerak maka ini jadi perhatian kami," ujar Lolly. 

Mengenai politisasi suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), menurut Lolly, penggunaan politik identitas saat pemilu kerap memakai isu SARA. Hal ini tentu membuat kegaduhan dan bisa menimbulkan polarisasi. 

Mengenai potensi pelanggaran netralitas oleh ASN dan TNI/Polri, Bawaslu harus mengawal setiap pihak aparatur negara agar bersikap netral dalam pemilu. 

Untuk mencegah dan menindak empat potensi gangguan tersebut, Lolly memastikan bahwa Bawaslu akan mengutamakan upaya pencegahan. Dia pun meminta Kejaksaan Agung beserta jajarannya di daerah untuk turut serta membantu.

"Tantangannya adalah soal independensi, netralitas, dan integritas. Salah satu cara memastikan demokrasi ke depan sehat, kolaborasi ini yang harus didorong termasuk dengan kejaksaan," kata Lolly.

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…