Gus Iwan Sebut Ideologi Pancasila dalam Bahaya, Minta Masyarakat terus Mengamalkannya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Iwan saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Kedungpring Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Gus Iwan saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Kedungpring Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

Jangan Biarkan Ideologi Asing Berkembang dan Merusak NKRI 

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berkembangnya teknologi diakui atau tidak sangat berpengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Persatuan dan Kesatuan anak bangsa juga sudah mulai pudar, kondisi ini bisa mengancam ideologi Pancasila sebagai yang jelas -jelas sebagai pemersatu bangsa. 

Hal itu disampaikan oleh DR. H. Ahmad Iwan Zunaih, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi NasDem, saat memberikan materi wawasan kebangsaan dengan mengambil tema 'Bangkit dan Bergerak Bersama Pancasila', di Gedung Olahraga (GOR) Desa Sidobangun Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan, Minggu (30/10/2022).

Disebutkannya, nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari ini sudah mulai luntur, karena masyarakat menganggap tidak ada apa-apa dan biasa-biasa saja, dan semua elemen jalan semua,  padahal faktanya bangsa Indonesia sudah dalam kondisi tidak baik.

Ia lalu mencontohkan kondisi saat ini, dimana ideologi asing terus masuk seiring dengan perkembangan teknologi dan kepentingan untuk menguasai ekonomi di Indonesia. "Mereka pemilik modal asing terus berupaya masuk di Indonesia, dengan berbagai cara untuk mempengaruhi pemangku kebijakan dan saat ini sudah berjalan," ungkapnya.

Ideologi Pancasila sebagai dasar negara sudah ada upaya untuk dilemahkan. Masyarakat sering diperlihatkan ada sekelompok masyarakat yang mengatakan kalau ideologi Pancasila adalah 'Thagut', padahal ideologi Pancasila itu adalah bagian dari negara yang diputuskan oleh pendahulu melalui banyak pertimbangan banyaknya suku agama, ras, adat istiadat.

Karena itu, agar Pancasila terus menjadi dasar negara Indonesia dalam berbangsa dan bernegara adalah harga mati, masyarakat diminta untuk terus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

"Amalkan terus nilai-nilai Pancasila di lingkungan kita masing-masing, setidaknya dengan itu ideologi Pancasila masih bisa dibentengi dari upaya-upaya orang asing yang ingin menguasai Indonesia," ajak Gus Iwan menantu KH. Abd Ghofur Pengasuh PP Sunan Drajat Paciran Lamongan ini menegaskan.

Dalam kesempatan itu, Gus Iwan juga berpesan kepada masyarakat, kalau sebentar lagi tahun 2024 akan ada pemilu serentak, untuk memilih anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi, dan DPR RI, DPD lalu dilanjut dengan pemilihan Presiden dan wakil presiden, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

"Biasanya kalau sudah ada pilihan-pilihan akan terjadi perbedaan pandangan dan pilihan, bahkan sampai tidak bertegur sapa antara saudara dan tetangga, hal yang demikian ini untuk tidak dilakukan," pesannya 

Karena  dalam hal pemilihan itu hak demokrasi sebagai warga negara, siapapun itu boleh dipilih dan memilih, tapi kalau memilih calon pimpinan jangan sampai salah pilih, agar tidak menyesal dikemudian hari. "Pilihlah pemimpin yang mengerti dan peduli, bukan datang saat butuh saja, dan menghilang saat sudah melenggang, agar kita bisa mengambil manfaat dari jabatan yang diembannya," kata Gus Iwan.

Hadi sebagai Narasumber selain Gus Iwan, asa Amelia Firnanda Anwar yang akan mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI, dan Muhajirin Jurnalis di Harian Surabaya Pagi, dan juga Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan. jir

Berita Terbaru

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

SurabayaPagi, Pasuruan — Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit …

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …