Dokter: Cegah Strok di Menyerang Usia 30-40 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Dokter spesialis neurologi Ruth Mariva mengingatkan serangan strok kini tidak hanya menyerang orang lanjut usia saja, namun juga menyerang anak muda di usia produktif sekitar 30 hingga 40 tahun.

Ia pun mengatakan masyarakat perlu mengendalikan faktor risiko sejak dini untuk mencegah adanya serangan strok di usia muda.

"Strok merupakan gangguan aliran darah atau defisit neurologi di otak yang menimbulkan penurunan kesadaran mendadak dan ini bisa menyerang siapapun," jelas dr Ruth.

Dr Ruth menjelaskan, ada beberapa langkah pencegahan strok di usia muda yang harus dilakukan. Masyarakat perlu mengendalikan faktor risiko utama seperti hipertensi, menjalani pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi dan mengurangi makanan cepat saji, serta mengelola stres.

"Karena pola hidup anak muda saat ini berbeda dengan zaman dahulu terkadang kurang berolah raga karena sibuk bekerja, lalu bergadang, dan merokok ini juga menjadi faktor risiko terjadinya strok," kata dr Ruth.

Menurut dr Ruth, strok cukup merugikan. Sebab, ini merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kecacatan serta mortalitasnya cukup tinggi.

Dr Ruth menjelaskan pencegahan strok bisa secara sekunder ataupun primer. Ia mengingatkan strok ini bisa terjadi serangan berulang.

"Diharapkan di Hari Strok Sedunia ini masyarakat yang masih di usia produktif harus lebih menyadari dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini, sebab lebih baik mencegah dari pada mengobati," ujarnya.hlt/srt

Berita Terbaru

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - PCNU Lamongan terus mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar dengan menyiapkan layanan WiFi gratis di seluruh…

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gresik diwarnai persoalan serius yang patut menjadi perhatian seluruh p…

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur Bersama Sat Binmas Polres Blitar melaksanakan kegiatan Focus Group…

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Janti, Kecamatan Tarik yang dituding bakal mematikan fungsi…