Diduga Stres, Pemuda Ceburkan Diri ke Laut Selatan Pantai Serang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas berembuk sebelum mencari keberadaan korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas berembuk sebelum mencari keberadaan korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Masyarakat pengunjung yang sedang wisata di pantaI Laut Serang Kecamatan Panggungrejo Kab Blitar dikejutkan seseorang yang saat itu tidak dikenali identitasnya masuk ke gelombang laut pantai Serang bersama motornya. Tak lama, pria tersebut tidak muncul diduga tenggelam di seputaran gelombang laut Serang. 

Kejadian yang terjadi pada Minggu (6/11) sekira pukul 10.12 itu dibenarkan oleh Kapolsek Panggungrejo  Iptu Agus Purnomo SH melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono.

"Betul untuk TKP nya di laut Pantai Serang Kec Panggungrejo sekitar pukul 11.00, kita bersama team masih lakukan pencarian identitas korban, setelah Polsek Panggungrejo menerima laporan dari masyarakat," kata Iptu Udhiyono.

Setelah pihak Polsek Panggungrejo dipimpin Kapolseknya Iptu Agus Purnomo mencari identitas pemuda yang hanyut gelombang laut Serang akhirnya diketahui identitas korban.

"Setelah pihak Polsek Panggungrejo melakukan pencarian identitas korban, dan berhasil, dan diketahui untuk korban nama Jiantoro Saputra (25) warga Dusun Wungukerep Desa/Kec Wonotirto Kab Blitar, sedang pihak keluarga korban kini masih mengikuti perkembangan pencarian," tambah Iptu Udhiyino seizin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

Mantan Kasi Dikyasa Satlantas Polres Blitar ini menyampaikan peristiwa hanyutnya Jiantoro (korban), pada Minggu tanggal 06 November 2022 sekitar pukul 10.12 bermula saat korban mengendarai Motor Yamaha warna merah dengan Nopol AG 4567 KAN. Lanjut Udhiyono, korban diketahui saksi saksi berjalan dengan mengendarai motornya di tepian pantai dari arah utara, tak lama korban menuju masuk ke laut setelah sampai laut korban terjatuh bersama motornya akibat terjangan ombak laut.

"Ketika hendak  ditolong oleh saksi yang bernama Surani,  korban malah berjalan menjauh sambil melambaikan tangan ke arah saksi, sambil bilang “nggak usah” sambil berjalan korban terus ke tengah laut, karena gelombang laut yang besar, akhirnya korban hilang kemudian saksi minta bantuan ke orang di sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panggungrejo," ungkap Iptu Udhiyono

Selanjutnya guna mencari dan menyelamatkan korban, anggota Polsek Panggungrejo dibantu oleh kelompok nelayan Serang untuk melakukan pencarian, tetapi belum ditemukan.

Sampai saat ini masih dalam pencarian korban dipimpin Kapolsek Panggungrejo Iptu Agus Purnomo bersama unit Pos Kamladu (Keamanan laut terpadu) Team BPBD serra Anggota Koramil Panggungrejo.

"Upaya  pencarian korban di TKP pada Kawasan Pantai Serang menggunakan jalur laut juga menyusuri tebing, semoga lekas ditemukan," pungkas Iptu Udhiyono. Les

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…