Pemkot Lakukan Normalisasi Aliran Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu lokasi normalisasi irigasi aliran pengairan sawah di Kecamatan Pesantren Kota Kediri
Salah satu lokasi normalisasi irigasi aliran pengairan sawah di Kecamatan Pesantren Kota Kediri

i

Pendangkalan Sungai Sebabkan Irigasi Pertanian Kota Kediri Terganggu

 

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Ratusan hektar lahan pertanian bisa tidak teraliri air ke lahan persawahan mereka, jika aliran sungai di wilayah Kecamatan Pesantren Kota Kediri masih dangkal.

Akibat pendangkalan sungai tersebut, Pemkot Kediri melalui Dinas PUPR gerak cepat melakukan normalisasi dan segera dapat dimanfaatkan untuk pengairan sawah.

Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Kota Kediri, Meri Oktavia mengatakan, normalisasi sungai ini dilakukan agar bisa digunakan untuk mengaliri lahan pertanian di beberapa kelurahan di wilayah Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Menurutnya dengan memperlancar saluran irigasi dari sungai ke sawah maka diharapkan hasil panen bisa lebih meningkat.

"Normalisasi ini untuk memperlancar pasokan air irigasi di area pertanian. Sebab jika sawah ini kekurangan air akan berdampak lahan tersebut kurang produktif," ujarnya, Selasa (8/11/2022).

Diketahui pendangkalan jalur sungai dan saluran air di wilayah tersebut cukup tinggi. Normalisasi ini dilakukan secara manual dan menerjunkan sejumlah alat berat seperti excavator. Harapannya melalui pengerukan ini maka petani akan lebih terbantu. Apalagi saat ini mayoritas saluran mengalami sedimentasi dan penyempitan.

Terdapat tiga titik pendangkalan irigasi di wilayah Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Pendangkalan ini terjadi di Dam Kwangkalan Kelurahan Tempurejo, di saluran irigasi Kelurahan Ketami dan di Sumber Dendeng Kelurahan Ngletih, Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Titik ini merupakan saluran irigasi yang sangat dibutuhkan para petani untuk mencukupi pasokan air.

“Dengan normalisasi ini selain ingin melestarikan sumber mata air yang ada di Kota Kediri, kita harap dapat memenuhi pasokan air irigasi lahan pertanian,” tandas Meri. Can

Berita Terbaru

Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

Selasa, 22 Sep 2026 14:02 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026…

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Program pendidikan kewirausahaan Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) kembali diperluas pada tahun ajaran 2026–2027 dengan menyasar 6.1…

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA: Terdakwa Raditya M Khadaffi yang telah kumpulkan alat bukti, mendengarkan Replik Jaksa Penuntut Umum, menilai JPU panik dan binggung…

Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih

Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih

Selasa, 22 Sep 2026 13:54 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat sebanyak 11.800 jiwa terdampak kekurangan air bersih imbas puncak…

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Di musim puncak kemarau panjang ini banyak memicu kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, salah satunya di Kawasan hutan pinus di Desa…

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini media sosial (medsos) dihebohkan adanya pengakuan seorang pria berinisial AA di Desa Sumberweling, Kecamatan…