Menteri Bahlil: Mungkin Saja Indonesia Antre Jadi Pasien IMF

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Investasi atau Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Menteri Investasi atau Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengingatkan semua pihak untuk berhati-hati dan waspada meski banyak yang menyebut 2023 adalah tahun yang biasa.

Sebab menurutnya, mungkin saja Indonesia bisa terperosok seperti negara-negara lainnya yang tengah menghadapi resesi jika ekonominya tidak dikelola dengan baik.

"Mengenai pertumbuhan ekonomi, saya sedikit berbeda pendapat dengan sebagian orang yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan baik-baik saja, jujur saja pertumbuhan ekonomi kita 5,72 persen tapi jangan kita terbuai," kata Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Investasi Triwulan III, Kamis, (10/11/2022).

Pada kuartal IV-2022 Indonesia disebut akan menghadapi tantangan jika kondisi global tak membaik. Bahkan ia memprediksi ekonomi global 2023 tidak akan sebaik 2022.

"2023 saya berani taruhan ekonomi global tidak akan sebaik 2022 kalau tidak mampu memastikan stabilitas. Ekonomi 2023 akan membaik kalau ada jaminan stabilitas, stabilitas politik, keamanan, maupun stabilitas kebijakan yang continue (berkelanjutan)," terangnya.

Jika lengah, lanjut Bahlil, sangat mungkin terjadi nasib Indonesia akan sama dengan negara-negara yang saat ini antre menjadi pasien International Monetary Fund (IMF). Terlebih lagi, kata dia, Indonesia pada tahun depan akan masuk tahun politik, sehingga dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas politik dalam negeri.

"Dan hari ini ada negara yang menjadi pasien (IMF) kemudian 28 negara yang antri dan kita kedepan akan masuk tahun politik, kalau tidak mampu kelola dengan baik, bukan berarti tidak mungkin kita menjadi salah satu bagian yang antre pada fase menjadi pasien," ujarnya.

"Kalau pribadi, saya berpikir cukup pengalaman kelam tahun 98 ekonomi kita lumpuh, butuh waktu lama untuk bangkit. Sekarang momentum kita pertahankan itu," imbuhnya. jk

Berita Terbaru

Pengusaha, Gubernur BI baru Sosok yang Mampu Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Pengusaha, Gubernur BI baru Sosok yang Mampu Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Senin, 27 Jul 2026 20:18 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, yang paling penting bagi dunia usaha saat ini adalah…

Fedi Nuril, Bikin Film Sepak Bola Antar Kampung

Fedi Nuril, Bikin Film Sepak Bola Antar Kampung

Senin, 27 Jul 2026 20:17 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Fedi Nuril, kembali menyapa penggemar lewat proyek film terbaru yang mengangkat tema tak biasa, yakni fenomena sepak bola antar kampung…

Surabaya , Pemeringkatan Tujuan Kuliah ke 4

Surabaya , Pemeringkatan Tujuan Kuliah ke 4

Senin, 27 Jul 2026 20:16 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Lembaga pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) baru saja merilis Best Student Cities 2027. Pemeringkatan ini mendata kota-kota terbaik di…

Lagi, Kasat Resnarkoba Ditahan Bareskrim, Pengguna

Lagi, Kasat Resnarkoba Ditahan Bareskrim, Pengguna

Senin, 27 Jul 2026 20:14 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis…

Penjualan Rumah di Pasar Primer, Turun

Penjualan Rumah di Pasar Primer, Turun

Senin, 27 Jul 2026 20:10 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kini pengembang mulai mengedepankan inovasi produk dan desain hunian yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Perubahan strategi…

Gejala Main Hakim Disoroti Komnas HAM dan Istana

Gejala Main Hakim Disoroti Komnas HAM dan Istana

Senin, 27 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Komnas HAM menyoroti kasus seorang pria berinisial KD di Tabanan, Bali tewas dikeroyok usai diduga mencuri ayam. Komnas HAM mendorong kasus…