BI Beli SBN di Pasar Perdana Rp 1.144 Triliun Selama 3 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memprediksi pembelian surat berharga negara (SBN) oleh BI di pasar perdana mencapai Rp 1.144 triliun selama tiga tahun terakhir atau hingga akhir tahun 2022.

Dana ini digunakan untuk menangani kebutuhan biaya penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 yang ditindaklanjuti melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) antara BI dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pembelian itu dilakukan melalui SKB I sampai III antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan dalam menangani kebutuhan biaya selama pandemi covid-19. Di mana, BI bertugas sebagai standby buyer di pasar perdana.

Adapun sebagian dari pembelian SBN tersebut dilakukan dengan burden sharing atau berbagi beban suku bunga dengan Kemenkeu. Artinya, pemerintah tidak dikenakan bunga utang.

"Kalau ditotal sampai dengan akhir tahun ini, prognosisnya kurang lebih kami membeli Surat Berharga Negara di pasar perdana sekitar Rp 1.144 triliun selama 3 tahun sesuai amanat Undang Undang 2 Tahun 2020, " kata Perry dalam Raker Komisi XI, Senin (21/11/2022).

Namun lebih rinci, BI menyebut hingga saat ini pihaknya telah membeli SBN di pasar perdana hinga Rp 974,09 triliun yang merupakan sesuai kesepakatan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) I, II dan III.

"Rincianya yakni sebesar Rp 26,61 triliun untuk SKB I, kemudian sebesar Rp 397,56 triliun pada SKB II. Sementara itu, hingga 15 November 2022 pada SKB III yang bertujuan untuk kesehatan dan kemanusiaan telah terealisasi Rp 310,4 triliun. Masih tersisa komitmen Rp 128,58 triliun yang belum terealisasi," pungkas Perry.

Sebagai informasi, adapun burden sharing BI dan Kemenkeu dilakukan untuk saling membantu atau berbagi beban dalam penanganan pandemi covid-19. Dengan kerjasama ini, BI bisa membeli SBN pemerintah di pasar perdana (selama ini hanya di pasar sekunder) dengan imbal hasil yang lebih murah. jk

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …