Pemkot Pasuruan Anggarkan 18M untuk Payung Madinah 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Payung Madinah Kota Pasuruan.
Payung Madinah Kota Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM , Pasuruan -  Rencana pemerintah kota Pasuruan menambah enam buah payung Madinah pada tahun 2023 nanti dengan anggaran sebesar Rp 18 milyar mendapat sorotan sejumlah fraksi di DPRD Kota Pasuruan. Hal itu disampaikan dalam pandangan umum fraksi pada sidang Paripurna pembahasan RAPBD Kota Pasuruan Tahun 2023, Senin (28/11/22).
 
Beberapa fraksi meminta, sebelum menambah enam buah payung lagi tahun depan, pembangunan payung Madinah tahun 2022 yang saat ini sedang digarap, keberadaannya harus dikaji dan dievaluasi dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
 
Pandangan Umum Fraksi PKS yang disampaikan Sabilal Rasyad dengan tegas meminta pada pemerintah agar anggaran penambahan payung Madinah di tahun 2023,  diikuti dengan kajian kegiatan payung 2022 terhadap dampak pada peningkatan PAD kota Pasuruan. Jika dampaknya tidak signifikan, maka penambahan payung di 2023 bisa dikaji ulang. Kecuali jika pemerintah kota Pasuruan bisa memperoleh bantuan keuangan kementrian atau sumber dana lainnya untuk pengadaan payung 2023 tersebut. 
 
Senada dengan PKS, Fraksi Amanat Pembangunan dalam pandangan umumnya menyatakan, enam buah Payung Madinah tahun 2022 dianggap sudah cukup untuk mendukung peningkatan wisata religi. Keberadaan enam buah payung Madinah yang sudah ada itu biar dapat dimanfaatkan dan dinikmati dahulu oleh masyarakat. Baru kemudian bisa di ketahui dampaknya terhadap PAD Kota Pasuruan.
 
"Sedangkan Anggaran payung Madinah 2023 sebesar Rp 18 milyar itu dapat dimanfaatkan untuk program- program lain berkaitan dengan pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat atau penekanan pengangguran yang semakin marak di Kota," ucap Aris Budi, saat menyampaikan Pandangan Umum Fraksi Amanat Pembangunan.
 
Pertanyaan tajam dilontarkan Fraksi Partai Golkar terkait  rencana penambahan 6 payung Madinah.
 
"Apakah penambahan enam buah payung lagi nantinya akan  efektif sebagai daya tarik wisata  untuk meningkatkan PAD Kota Pasuruan ? Sedangkan saat ini saja belum nampak hasilnya, dan biaya perawatan termasuk listrik, pegawai, dan sebagainya untuk mengoperasikan 12 payung akan menelan biaya hampir 1 Milyar. Mohon penjelasan dengan kajian data yang terukur !" ucap Sutirta. ris

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…