Alumni Tebuireng di Lamongan Diminta Ikut Jaga Perdamaian dan Kemajemukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengurus Cabang Ikapete Lamongan saat mengikuti proses pelantikan pengurus periode 2022-2024.
FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Pengurus Cabang Ikapete Lamongan saat mengikuti proses pelantikan pengurus periode 2022-2024. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Alumni Pondok Pesantren Tebuireng Jombang yang tergabung dalam Pengurus Cabang Ikatan Keluarga Alumni Tebuireng (PC. Ikapete) Lamongan, diminta untuk selalu berkomitmen dalam membangun bangsa dan negara, di tengah kemajemukan serta turut andil dalam menciptakan perdamaian dunia.

Pesan itu disampaikan oleh KH. Fahmi Amrullah Hadziq, cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy'ari, saat ngaji rutin kitab kuning, disela-sela menghadiri acara pelantikan PC. Ikapete Kabupaten Lamongan periode 2022-20026 pada (27)11/2022) lalu di beberapa waktu yang lalu.

Disebutkan olehnya, di tengah negara yang terus berupaya membangkitkan ekonomi pasca pandemi, ada ancaman resesi ekonomi dunia, belum lagi soal isu kemiskinan, pelanggaran HAM, konflik antar kelompok suku, ras dan agama. "Terhadap ancaman tersebut, posisi alumni harus ikut mendorong agar seluruh elemen lapisan masyarakat tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah, kemajemukan harus kita jaga dan pelihara," pesan Gus Fahmi sapaan akrabnya.

Kenapa seperti itu lanjutnya, karena itu sudah menjadi kewajiban para santri dan alumni, lebih-lebih alumni PP Tebuireng, karena santri dan alumninya santri yang multi talenta, yang sekarang tersebar dan banyak berkecimpung dalam dunia pemerintahan, dunia pendidikan dan banyak juga pada peran membangun negeri Indonesia ini melalui jalur politik. 

Di jalur Politik tambah Gus Fahmi, tidak sedikit alumni Tebuireng yang menjadi gubernur, bupati, wakil bupati dan anggota DPR. "Ini yang harus menjadi penyemangat kita bersama, pengabdian bisa di mana-mana, santri dan alumni Tebuireng harus menebar terus perdamaian dan kemajemukan," pesannya.

Apalagi lanjutnya, sebenar lagi ada momentum pilpres, pihaknya melihat banyak alumni yg menjadi pengikutnya calon A, ada juga yg ke calon B, bagi Tebuireng hal itu sudah menjadi biasa, karena alumni santri Tebuireng itu ada di mana-mana. "Perlu di ingat bahwa Pesantren Tebuireng tidak pernah mengarahkan untuk mendukung si A dan tidak mendukung si B, silahkan mendukung si A atau si B sesuai dengan hati nurani masing-masing," tegasnya.

Wakil bupati Lamongan, Drs.KH. Abduk Rouf dalam sambutannya menyampaikan bahwa, alumni pesantren Tebuireng yang ada di Lamongan adalah merupakan intelektual keagamaan yang tetap menjaga tradisi santri, tetap menjaga nilai ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah. Alumni Tebuireng yang ada di Lamongan ini sudah tidak di ragukan lagi kapasitas keilmuannya. Ngaji kitab kuning pasti sudah biasa, profesi almuninya juga beragam, ada di mana-mana, juga banyak yg aktif di berbagai partai politik. 

"Saya berharap alumni Tebuireng di Lamongan juga dapat membantu Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mensukseskan setiap program kerja yg telah disiapkan pemerintah dengan apa? sama-sama mengawal, mensukseskan agar semua program pemerintah berjalan dengan baik. Persiapan, pelaksanaan dan pengawasan juga di harapkan dari masyarakat untuk peran sertanya demi suksesnya kemajuan pembangunan kabupaten Lamongan kedepannya," harapnya.

Ketua PC. Ikapete Lamongam Raden Zainul Musthofa menyampaikan, segenap pimpinan yang telah di lantik memiliki komitmen bersama bahwa organisasi Ikapete di Lamongan ini kedepannya akan tetap melestarikan nilai-nilai keilmuan pesantren, untuk hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai organisasi sosial kemasyakatan yang menjunjung tinggi almamater Tebuireng, untuk menjalankan roda organisasi yang pedomannya adalah aturan main organisasi.

Nama besar Tebuireng katanya, akan selalu dijaga sebagai landasan berpijak, landasan berfikir, landasan bertindak dalam melestarikan nilai keilmuan, keislaman ahlussunnah wal jama'ah yang telah di amanatkan oleh pendiri Tebuireng yaitu Hadrotussyaikh KH. Hasyim Asy'ari. 

"Banyak aliran di tengah masyarakat yang kelihatannya menerima NKRI namun nyatanya gerakannya justru mengusung Khilafah. cenderung memprofokasi antar golongan. Ini yang bahaya dan harus kita waspadai. Alumni Tebuireng adalah insan garda terdepan dalam menjaga kemajemukan, nilai-nilai keutuhan NKRI dan turut serta dalam menciptakan perdamaian dunia," tegas pria yang juga Dosen Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan ini.jir

Tag :

Berita Terbaru

Saksi Indah Utami Mengaku Hanya Menjalankan Fungsi Administratif, Tidak Menentukan Nilai maupun Menyetujui Pengeluaran

Saksi Indah Utami Mengaku Hanya Menjalankan Fungsi Administratif, Tidak Menentukan Nilai maupun Menyetujui Pengeluaran

Rabu, 12 Agu 2026 20:34 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sengketa pengadaan lahan kawasan industri di Jombang antara PT Java Fortis Corporindo dengan mantan direkturnya, Nany Widjaja, k…

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Lokal, McDonald’s Buka Kompetisi Kuliner 2026

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Lokal, McDonald’s Buka Kompetisi Kuliner 2026

Rabu, 12 Agu 2026 20:21 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Resep keluarga yang diwariskan lintas generasi tidak hanya menjadi bagian dari tradisi kuliner, tetapi juga mulai mendapat ruang lebih …

Jelang Muktamar, Kiai Asep Ingatkan Arah Kepemimpinan Abad II Harus Tetap Berakar pada Pesantren

Jelang Muktamar, Kiai Asep Ingatkan Arah Kepemimpinan Abad II Harus Tetap Berakar pada Pesantren

Rabu, 12 Agu 2026 20:14 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, akhir Agustus 2026, arah k…

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukses Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukses Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Polemik Deddy H. Sitorus vs Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) memanas. Praktisi pemilu sekaligus wartawan senior David Susanto…

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

SurabayaPagi, Surakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan Islam untuk memperkuat ekosistem ekonomi s…

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Gelombang pengembalian uang Tunjangan Perumahan (TP) anggota dan pimpinan DPRD Ponorogo terus terjadi pasca Kejaksaan Negeri Ponorogo…