Truk Muat Jagung Terguling di Jalur Nasional Trowulan Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -  Sebuah truk gandeng muatan jagung terguling di depan jembatan timbang milik Direktorat Jenderal Perhubungan Darat di Jalan Raya Nasional Trowulan Mojokerto. Lantaran, berusaha menghindari petugas yang sedang melakukan sosialisasi angkutan muatan yang melintas, Jumat (2/11/2022). 

Sopir Muhammad Yunus (29) warga Dusun Karangasem, Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten gresik diketahui membawa truk gandeng bernopol L 9621 UC dari Pasuruan. Dan berusaha meloloskan diri dari petugas timbangan yang sedang bertugas di jalan raya tersebut sekitar 08.30 WIB. 

"Kan lolos dari timbangan (kendaraan lain), aku kan ngikutin yang lolos. Terus yang sebelah kanan ditutuk (pukul) sama yang merah-merah itu (petugas timbangan)," ucap sopir yang membawa muatan jagung seberat 25 ton saat dimintai keterangan Kasat lantas Polres Kabupaten Mojokerto AKP Bayu di lokasi. 

Sementara, Anggianto Siregar, salah satu petugas jembatan timbang yang bertugas membantah, jika kaca spion sebelah kanan jenis kendaraan B2 itu di pukul. 

"Gak ada (mukul), kita cuman mengarahkan ada stik lamp. Ayo masuk, kalau kita gak menghindari, mati kita (tertabrak)," ujarnya yang sejak pukul 08.00 WIB melakukan sosialisasi dan pengarahan muatan barang yang berlebih. 

Ia menjelaskan, truk yang diperkirakannya membawa pipil jagung melebihi kapasitas ini, sudah diperingatkan petugas di lokasi paling depan. Sekitar satu meter dari pintu gerbang jembatan timbang. 

Namun, saat berada tepat di pintu gerbang, truk gandeng yang tadinya berada di jalur kanan, menyalakan lampu reting ke kiri sesuai arahan petugas agar masuk ke area timbangan. 

Hanya saja, sang sopir justru melakukan atraksi zig zag, lalu membanting stir ke kanan, dan menabrak water barrier karena berusaha menghindari petugas timbangan Trowulan yang berada di tengah jalan raya. 

Akibatnya, ban depan bagian kiri pecah, dan membuat body depan truk terguling. Muatan jagung pun berserakan di dua jalur jalan nasional tersebut. 

"Gak mau masuk, padahal kita mengarahkan. Tapi gak mau masuk. Sebelumnya jarak 100 meter sudah ada petugas yang nyuruh masuk jalur kiri. Karena muatan berat. Terus reting kiri, tapi malah zig zag, mau nabrak petugas, akhirnya banting setir kanan. Akhirnya guling," pungkasnya.

Hingga saat ini, sejumlah orang membantu mengevakuasi jagung yang berserakan dan membuat kemacetan panjang di dua jalur tersebut. Petugas Satlantas Polres Mojokerto bersama petugas timbangan Trowulan melakukan penguraian di dua jalur. Dwi

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…