Juara Kontes Putri Anak Indonesia Sambangi Museum Gubung Wayang Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Putri Anak Indonesia Budaya, Karina Aliya Afandi saat sambangi museum gubug wayang Mojokerto
Putri Anak Indonesia Budaya, Karina Aliya Afandi saat sambangi museum gubug wayang Mojokerto

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Karina Aliya Afandi, pemenang kontes Putri Anak Indonesia Budaya menyambangi Museum Gubug Wayang di Jalan RA Kartini, Lingkungan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Minggu (10/12) siang.

Gadis 12 tahun asal Surabaya ini meraih Putri Anak Indonesia titel Budaya 2022 setelah menyisihkan 39 peserta lain dari 16 provinsi.

Kedatangan Karina Aliya Afandi di Museum Gubug Wayang tersebut untuk memperkenalkan budaya tradisional kepada anak-anak Indonesia.

"Saya mau melestarikan budaya di Indonesia. Saya merasa budaya di Indonesia banyak banget budaya yang harus kita dilestarikan," terangnya.

Dari pantauan Surabaya Pagi, putri dari pasangan Leo Christian Afandi dan Sherly Setiono tampak sangat luwes menceritakan tentang budaya seperti wayang, lakon si Unyil yang berada di Museum Gubug Wayang ke puluhan anak-anak.

Karina juga sangat cakap dalam menjelaskan budaya seperti wayang kulit, wayang topeng, potehi, golek dan lainnya kepada anak-anak seumurannya.

Museum Gubug Wayang Mojokerto menjadi tempat pertama yang disambangi oleh Putri Anak Indonesia Budaya ini karena dinilai banyak unsur budaya yang harus diketahui oleh anak-anak.

"Baru Mojokerto. Gubug wayang ini tempat, barang-barangnya banyak anak-anak yang belum tahu disini, hal-hal yang lucu dan budaya seperti wayang. Banyak anak seumuran Karina belum tahu Karina pingin melestarikan budaya ini. Disini semua hal dirawat dengan baik, semua hal dicintai, dihargai. Sangat berharga dan harus dilestarikan oleh anak-anak muda," ungkapnya.

Ia menambahkan, budaya yang sangat banyak di Indonesia ini bisa dilestarikan kembali dengan cara memperkenalkan kepada anak-anak penerus bangsa.

"Karina mau bilang ke anak-anak kalau permainan tradisional dan budaya Indonesia semua luar biasa, unik dan luar negeri tidak punya. Indonesia berbeda dan kita harus mencintai karena budaya dan permainan tradisional di Indonesia bisa melatih kesabaran, kesamaan bareng teman dan melatih children emotion (emosi anak)," ujarnya.

Ia berharap, dirinya bisa jadi inspirasi bagi anak seusianya untuk mencintai dan melestarikan budaya serta permainan tradisional Indonesia.

"Saya pingin menginspirasi seusia saya, anak-anak untuk mencintai dan tetap melestarikan budaya Indonesia," harapnya.

Pelajar kelas VII SMP Elyon Christian Scholl Surabaya ini berjanji akan sering mengajak anak-anak untuk berkunjung ke tempat budaya.

"Saya pingin ke tempat budaya seperti ini dan akan mengajak anak-anak ke tempat yang ada unsur budaya. Planning Jawa Timur dulu. Karina juga mengangkat permainan tradisional jadi dengan permainan tradisional ini saya akan membawa ke seluruh sekolah di Indonesia," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo menggelar aksi…

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus bergerak maraton mengusut kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan anggota…

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ribuan jamaah yang terdiri dari mahasiswa, santri, guru, alumni, hingga masyarakat umum memadati lapangan kampus Universitas D…

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Kota Bima Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima terus memperkuat perlindungan masyarakat melalui edukasi keamanan obat d…

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…