Buramnya Persoalan Kacabdin, Semakin Memperkeruh Dunia Pendidikan di Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPC LSM LAKI Kab. Sumenep, Misnadin, S. Saat ditemui reporter Surabaya pagi. SP/Ainur Rahman
Ketua DPC LSM LAKI Kab. Sumenep, Misnadin, S. Saat ditemui reporter Surabaya pagi. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Buntut panjang dari persoalan Kacabdin Sumenep semakin memperkeruh dunia pendidikan di Kab. Sumenep.

Pasalnya, bungkamnya Kacabdin Sumenep dengan berbagai desakan yang menyita publik, belum kelar dengan jelas. Kacabdin sumenep seolah-olah tak bersalah dengan pernyataan yang tertuang di media online. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Dewan perwakilan Cabang (DPC) Kab. Sumenep, Misnadin, S. Kepada Surabaya pagi.

"Aneh, Pak Kacabdin Sumenep ini merasa hebat dan kebal hukum, seakan tak berbuat salah, bahkan menurutnya, pihaknya telah bekerja sesuai dengan undang-undang, namun nyatanya melakukan pernyataan yang dapat melukai kebijakan pimpinan di atasnya" ujarnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, berbagai tudingan dan cercaan yang diarahkan kepada Kacabdin, hanya dijadikan sesumbar yang tidak ada artinya. 

Maka sambungnya, lembaga Swadaya masyarakat, Advokat dan aktivis sosial di Kab. Sumenep, bakal mendesak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, agar memutasi Kacabdin Sumenep. Tegasnya

"Sebagai sanksi hukum, para Lembaga dan Aktivis di Kab. Sumenep,  mendesak Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk segera mengambil sikap tegas terkait pernyataan Kacabdin Sumenep, Syamsul Arifien," terangnya.

Sikap tegas dan langkah kebijakan Gubernur Jawa Timur sangat diharapkan Masyarakat di Kab. Sumenep, dan meminta Kacabdin hengkang dari jabatannya. "Ya, setidaknya segera dimutasi saja, karena telah mencederai kebijakannya".

Selain itu juga, Pernyataan Kacabdin itu perlu diluruskan, karena berdampak kepada kekecewaan para wali siswa yang memang tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya ke lembaga pendidikan formal. 

"Tentu, ini menjadi atensi yang perlu diluruskan kebenarannya  kepada masyarakat di Kab. Sumenep, mengingat bahwa, SPP gratis untuk sekolah SMA/ SMK se Jatim itu adalah kebijakan Gubernur Jatim sejak tahun 2019 lalu," jelasnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya sebagai control sosial harus bersikap netral dan berpihak kepada Masyarakat, makanya saya tidak terima ketika masyarakat ditunggangi dengan kebijakan yang tertekan.

"Seperti SPP gratis, tapi pemerintah daerah memungut sumbangan, itu pungli namanya" pungkasnya.

Sementara Kacabdin Sumenep, saat diklarifikasi via whatsapp nya, belum bisa memberikan jawaban maksimal, karena yang bersangkutan masih berada di Kepulauan Kangean Kab. Sumenep. AR

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…