Harga Telur Ayam Terus Melonjak. Mendag Zulhas: Kita Subsidi Ongkirnya!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mendag Zulhas saat berkunjung ke Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Jumat (17/6/2022). Foto: Kemendag.
Mendag Zulhas saat berkunjung ke Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Jumat (17/6/2022). Foto: Kemendag.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Harga telur ayam dalam negeri menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2023 (Nataru) terus melonjak. Namun, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir.

Zulhas mengatakan pihaknya siap mengantisipasi hal tersebut. Salah satu langkah yang akan diambil Zulhas adalah dengan memberi subsidi ongkos kirim kepada pemasok telur ayam.

Menurutnya, harga telur ayam belakangan ini terus naik lantaran permintaan telur ayam yang juga tinggi.

"Memang naik sedikit (harga telur ayam) karena permintaannya naik. Ngerem permintaan kan enggak bisa. Sementara supplier-nya kan kita enggak bisa. Jadi kalau tinggi sekali mungkin paling nanti ongkosnya kita tanggung sehingga harganya enggak naik," kata Zulhas di Jakarta, Kamis (15/12/2022).

Saat sdisinggung mengenai besaran nominal subsidinya, Zulhas belum bisa menyebutkan. Ia menilai, subsidi ongkos kirim dapat menurunkan harga telur di pasaran.

"Jadi ongkosnya telur itu, misal dari Blitar entah dari mana-mana, dikirim ke tempat lain jauh, nah ongkosnya yang kita tanggung sehingga harganya bisa turun lagi," ujarnya.

Kenaikan harga telur ini juga dibenarkan oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI).  Ketua Bidang Organisasi DPP IKAPPI Teguh Stiawan mengatakan, per hari Selasa (13/12/2022), harga telur ayam sudah tembus ke Rp 35.000 per kilogram.

"Telur itu dari Rp 32.000 saat ini jadi Rp 35.000. Kemudian ayam Rp 35.000 - Rp 40.000, daging Rp 135.000 - Rp 142.000," terangnya.

Mansuri menyebut, penyebab dari kenaikan harga telur ayam ini karena biaya pakan yang tinggi. Maka dari itu, harga telur ayam dari peternak telur ayam juga sudah tinggi.

Dengan adanya kenaikan tersebut, ia meminta pemerintah untuk menjaga dan memastikan stok terjaga dengan baik di pasar tradisional sehingga pada perayaan Nataru kenaikannya tidak siginifikan.

"Kita tahu bahwa kenaikan permintaan itu biasanya terjadi di awal tanggal 20 Desember, tapi saat ini beberapa komoditas permintaan belum tinggi dan harga komoditas sudah naik. Ini juga yang menimbulkan inflasi dan itu juga yang akan mempengaruhi data beli masyarakat kita ke depan," pungkasnya. jk

Berita Terbaru

Volvo Recall Global 40.323 Unit EX30 Gegara Baterai Bermasalah Memicu Kebakaran

Volvo Recall Global 40.323 Unit EX30 Gegara Baterai Bermasalah Memicu Kebakaran

Rabu, 25 Feb 2026 12:46 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Swedia, Volvo mengumumkan kabar kurang menyenangkan terkait penarikan kembali (Recall) secara global pada…

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Chery Automobile bersiap meluncurkan truk pikap plug-in hybrid (PHEV) bermesin diesel di Australia pada kuartal keempat tahun ini.…

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat kembali menggelar…

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai rangkaian kegiatan bulan Ramadhan sekaligus peringatan Hari Jadi Ke-281 Kabupaten Pacitan, Badan Amil Zakat Nasional…

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur melarang penggunaan sound horeg saat kegiatan sahur…

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Bojonegoro yang memenuhi kualifikasi administratif dan teknis mendapatkan bantuan pemberian…