Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar

Polisi Mengaku Kantongi Ciri-ciri dan Identitas Pelaku

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kasus perampokan yang terjadi di rumah dinas Wali kota Blitar pada Senin (12/12) dini hari masih terus diselidiki. Terbaru polisi berhasil mengantongi identitas yang diduga para pelaku.

Identitas diduga para pelaku tersebut didapat dari identifikasi sidik jari para pelaku yang tertinggal di sejumlah benda di TKP. Kendati demikian polisi enggan terburu-buru untuk mengungkap identitas tersebut dengan dalih data masih belum valid.

"Kita masih melakukan uji di Inafis atas sidik jari tersebut, kan data harus valid,” ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si kepada wartawan, Jum’at (16/12).

Argo menambahkan, saat ini tim khusus gabungan Polda Jatim dan Satreskrim Polres Blitar tengah melakukan pencocokan data hasil dari tim labfor dengan data di Dispendukcapil. Hal itu dilakukan karena data yang muncul dari labfor Polda Jatim masih bentuk mentah dan perlu pencocokan dan indentifikasi lebih mendalam.

“Ya jadi proses pengambilan sidik jari ada proses pencocokan dimana dari sidik jari tersebut ada identitas orang yang tidak cocok kini kami sedang melakukan pencocokan secara manual dibantu Dispendukcapil,” imbuhnya.

Proses indentifikasi lima orang pelaku perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar pun juga masih terus dilakukan oleh polisi. Ciri-ciri para pelaku pun kini juga telah didapatkan oleh polisi.

Ciri-ciri tersebu didapat dari beberapa rekaman CCTV perampokan di lokasi yang beredar belakang ini. Kali ini video memperlihatkan kawanan perampok memakai atribut Aparatus Sipil Negara (ASN).

Sebelum ini juga sudah beredar video detik-detik seorang pelaku membukakan pintu gerbang rumdin. Kemudian sebuah mobil Innova hitam berpelat merah memasuki halaman rumdin. Polisi menandaskan, jika itu merupakan rekaman video kedua CCTV Kominfo Pemkot Blitar.

Kali ini yang beredar di media sosial (medsos) adalah potongan video pertama yang terekam CCTV Kominfo Pemkot Blitar. Video yang diunggah akun HellBoy di TikTok itu menampilkan lima slide potongan rekaman CCTV. Slide pertama terekam pukul 03.04 WIB, tampak empat perampok berjalan memasuki halaman rumdin dengan santai. Slide kedua menampilkan ciri-ciri masing-masing pelaku.

Dinarasikan, pelaku 1 dan 2 memakai topi Korpri dan jaket berwarna kuning atau krem dengan Bendera Merah Putih di lengan kanan. Sedangkan pelaku 3 dan 4 juga bertopi warna gelap, memakai baju batik. Mereka semua memakai celana warna gelap.

Keempat pelaku diperkirakan punya tinggi badan di atas 165 CM, berbadan tegap, dan berambut cepak. Mereka naik mobil berpelat merah dengan nopol berhuruf depan AG. Namun soal pelat nomor ini, polisi sudah memastikan palsu.

Kata dia, ada dua nomor polisi yang berpotensi mirip dengan yang digunakan perampok. Namun setelah ditelusuri ternyata yang satu adalah milik Pemkot Kediri yang sedang berada di bengkel. Sementara satunya milik warga Surabaya.

Proses penyelidikan Kasus ini pun, dilakukan pembagian tugas, dimana Polres Blitar Kota bertugas memeriksa sejumlah saksi yang berkaitan dengan proses identifikasi pelaku perampokan yang sedang dikerjakan oleh Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Total hingga kini sudah ada 40 orang saksi yang telah diperiksa oleh polisi.

40 orang saksi yang telah diperiksa oleh polisi tersebut terdiri dari Wali Kota Blitar Santoso, Istri hingga asisten rumah tangga dan sopir. Pengambilan keterangan saksi ini menjadi bahan tambahan untuk menentukan apakah pelaku perampokan betul yang teridentifikasi dari Labfor tersebut atau bukan.

“Sejauh ini proses penyelidikan masih terus berjalan total 40 orang saksi yang telah kami periksa, kami memang berfokus pada pemeriksaan saksi untuk melengkapi bahan tin Labfor,” kata Kapolres Blitar Kota.

Ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan orang dalam dari 5 pelaku tersebut, polisi menyebut belum bisa memastikan hal itu. Menurut polisi hal itu masih dalam ranah penyelidikan. Meski begitu polisi menyampaikan terkait potensi keterlibatan orang masih bisa karena proses masih berjalan.

“Ya tentunya itu masih dalam ranah penyilidikan belum kita sampaikan tapi semua potensi itu masih bisa terjadi yang jelas saksi-saksi masih terus kita periksa,” papar Argo. Les

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…