Badan Pangan Tegaskan Cadangan Beras Harus 2,4 Juta Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala NFA Arief Prasetyo Adi. Foto: NFA.
Kepala NFA Arief Prasetyo Adi. Foto: NFA.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Badan Pangan Nasional (NFA) menambah jumlah cadangan beras pemerintah (CBP) pada tahun ini menjadi sebanyak 2,4 juta ton. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dari yang ditargetkan tahun lalu yakni sebanyak 1,2 juta ton.

"Proyeksi tersebut meningkat dibanding penyerapan tahun 2022, dan sampai 31 Desember 2022 angka serapan Bulog tercatat sebanyak 993 ribu ton," kata Kepala NFA Arief Prasetyo Adi, Rabu (4/1/2023)

Arief menilai volume itu cukup untuk mengantisipasi adanya lonjakan kebutuhan beras seperti yang terjadi akhir 2022. Ia tak ingin kejadian menipisnya cadangan beras Bulog terulang disaat produksi dalam negeri terbatas.

"Kita harus siapkan supaya kondisi empat bulan terakhir tidak terulang karena Bulog tidak cukup stoknya untuk intervensi," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief menambahkan, kapasitas penyimpanan gudang Bulog juga  jauh lebih besar yakni 3,5 juta ton sehingga cukup untuk menyimpan stok 2,4 juta ton.  

Di samping itu, kata Arif, upaya peningkatan volume CBP juga sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 6 Desember 2022 lalu.

Arief mengatakan, Presiden meminta agar cadangan beras nasional benar-benar dihitung sesuai kondisi lapangan. Cadangan harus disiapkan secara baik sehingga tidak menyebabkan adanya kenaikan harga di pasaran.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah mematangkan sejumlah strategi peningkatan serapan gabah dan beras untuk mengisi CBP pada panen raya Maret-April tahun ini. Pemerintah sendiri sudah memperingatkan bahwa kebijakan impor beras hanya boleh dilakukan hingga Februari 2023.

"Hal tersebut agar pemerintah memiliki cadangan beras yang aman untuk stabilisasi harga dan antisipasi kondisi kedaruratan di tahun 2023," terangnya.

Arief menerangkan panen raya merupakan saat tepat untuk menyerap CBP semaksimal mungkin. Karena pada momen tersebut gabah dan beras yang diproduksi petani melimpah. Sehingga, tugas pemerintah melalui Bulog memaksimalkan penyerapan untuk mengisi cadangan beras. Selain itu, penyerapan oleh Bulog juga untuk menjaga harga dasar gabah dan beras di tingkat petani agar tidak jatuh.

Saat ini pihaknya tengah membenahi penyesuaian harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras. Penyesuaian HPP melibatkan masukan banyak pihak agar menghasilkan keputusan yang tepat.

"Penyesuaian HPP melibatkan masukan banyak pihak agar menghasilkan keputusan yang tepat. Sejak Desember hingga memasuki Januari kita rutin melakukan pertemuan dengan para stakeholder perberasan nasional, di antaranya Kementan, BPS, perwakilan asosiasi seperti HKTI, Perpadi, Aslupama, serta perwakilan BUMN dan BUMD,” tandasnya. jk

Berita Terbaru

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya menindaklanjuti kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan,…

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tumpahan solar di Jalan Raya Desa Waruwetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan yang diduga berasal dari kebocoran tangki truk itu membuat…

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dalam rangka mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama warga mulai melakukan…

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang  - Selama musim kemarau 2026 hingga mengakibatkan kekeringan ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, …

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, probolinggo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, tepatnya di Bukit Seruni Point, Desa…

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengingatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur,…