Liga 2 Berhenti Bergulir di Tengah Jalan, Gresik United Kecewa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Skuad Gresik United di Liga 2 2022. Foto: Instagram Gresik United.
Skuad Gresik United di Liga 2 2022. Foto: Instagram Gresik United.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Manajemen Gresik United mengaku kecewa dengan hasil keputusan rapat Exco PSSI yang menghentikan Kompetisi Liga 2 di tengah jalan. Keputusan itu membuat 28 klub yang mengikuti kompetisi Liga 2 kaget, dan menyayangkan kompetisi tidak digelar.

“Kalau dibilang kecewa otomatis iya, kami berharap ada solusi bagi pemangku kebijakan sepak bola di tanah air,” kata Direktur Operasional Gresik United, Thoriqi Fajrin, Jumat (13/01/2023).

Bagi manajemen Gresik United, keputusan yang diambil itu sangat berat. Pasalnya, ibarat klub sudah mengeluarkan tenaga, pikiran serta finansial. Terlebih lagi, selama kompetisi liga 2 digelar klub sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Selain itu, Tim juga sedang dalam tren positif selama pekan 7 grup tengah Liga 2.

 “Tim kami sudah onfire, Stadion Gelora Joko Samudro juga sudah dinilai melalui risk assessment oleh Mabes Polri. Hasilnya, tidak mengecewakan dan layak dipakai untuk kompetisi liga 1 dan 2. Kalau dihentikan sama saja kami sudah bekerja tapi tak ada hasilnya, jelas kami kecewa” kata Kaji Ricky sapaan akrab Thoriqi Fajrin.

Kekecewaan itu tidak hanya dialami manajemen Gresik United tapi juga pemain. Mereka mengaku sangat kecewa keputusan yang dikeluarkan oleh Exco PSSI. Hal ini karena profesi pemain bola sangat bergantung pada kompetisi.

Mereka yang mencari nafkah disitu otomatis harus menganggur tanpa ada kompetisi. Selain itu, perekonomian dari sepak bola dipastikan berhenti.

Lebih ironisnya lagi, masih terkait dengan ini, saat ada saat pertemuan owner klub Liga 2 pada 14 Desember 2022 di Hotel Sultan Jakarta lalu. Perwakilan Gresik United yang diwakili Thoriqi Fajrin tetap menyetujui kompetisi dilanjutkan.

“Saya memang menandatangani kompetisi liga 2 tetap lanjut dengan sistem buble jika sarana dan prasarana stadion masih perlu perbaikan,” ungkapnya.

Anehnya, saat ada persetujuan kompetisi dihentikan dirinya merasa tidak menandatangani surat tersebut. Itu yang menjadi permasalahan karena sampai saat ini masih dicari siapa yang menandatangani surat itu.

“Saya masih cross cek siapa yang menandatangani surat penghentian liga 2 tidak dilanjutkan,” pungkasnya. grs

Berita Terbaru

Krisis Integritas Bangsa, Kemendikti Apresiasi Model Pendidikan Pesantren 

Krisis Integritas Bangsa, Kemendikti Apresiasi Model Pendidikan Pesantren 

Minggu, 12 Jul 2026 18:50 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Krisis integritas dan moral dinilai masih menjadi tantangan besar bagi bangsa Indonesia di tengah melimpahnya sumber daya …

Perannya Semakin Menguat, Jumlah yang Aktif Capai 1.628 Koperasi

Perannya Semakin Menguat, Jumlah yang Aktif Capai 1.628 Koperasi

Minggu, 12 Jul 2026 18:20 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan bersinergi dengan berbagai pihak, terus mengupayakan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan…

Ritel Lesu, Hippindo Minta Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli

Ritel Lesu, Hippindo Minta Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli

Minggu, 12 Jul 2026 18:14 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pelaku usaha ritel mulai merasakan perlambatan konsumsi masyarakat setelah berakhirnya momentum belanja Natal dan Tahun Baru (Nataru) s…

Resmi Kukuhkan Pengurus, MUI Jatim Komitmen Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat

Resmi Kukuhkan Pengurus, MUI Jatim Komitmen Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat

Minggu, 12 Jul 2026 18:09 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Sur…

Tak Sekadar Donasi, Ali Zainal Utamakan Keikhlasan dan Harmoni

Tak Sekadar Donasi, Ali Zainal Utamakan Keikhlasan dan Harmoni

Minggu, 12 Jul 2026 18:07 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pengusaha asal Pamekasan, Madura, Ali Zainal Abidin memberikan klarifikasi terkait dinamika penyaluran bantuan sosial yang dikelola Y…

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…