SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto dan Polresta Mojokerto menggelar dialog dengan puluhan pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun, di halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Jumat (12/1) pagi.
Dialog bertajuk "Jumat Curhat' ini juga dihadiri Kepala Satpol PP Modjari, Kepala DLH Bambang Mujiono dan Perwakilan dari Dishub serta Bakesbangpol Kota Mojokerto.
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan dialog ini bertujuan untuk mensosialisasikan rencana relokasi PKL Alun-alun dan Majapahit kepada para pedagang.
"Jika nanti seluruh infrastruktur telah siap maka seluruh PKL yang berjualan di Alun-alun dan Majapahit Utara akan kita relokasi," ujarnya.
Rencananya, PKL Alun-alun yang berjumlah 74 pedagang akan direlokasi ke lahan bekas gedung bioskop garuda, di belakang Kantor Kodim 0815 Mojokerto. Sedangkan, PKL Majapahit Utara akan di relokasi di Pasar Kliwon dan area Jalan Karyawan.
"Tahun ini konsep Pasar Kliwon kita rubah dari pasar loak menjadi pasar kuliner. Karena para pedagang lama, sudah kita relokasi ke pasar tematik Ketidur," tukasnya.
Masih kata Ani, pihaknya juga memberi opsi kepada para PKL Majapahit dan Alun-alun untuk mengisi stand dan kios di Skywalk. Dengan syarat, jenis dagangannya harus lolos kurasi dan bersedia ikut undian.
"Skywalk ada 32 kios, dan karena ukurannya cukup besar, satu kios bisa dimanfaatkan untuk dua pedangang. Selain itu, kita tambahi 8 kontainer untuk di isi jajanan khas kaki lima," terangnya.
Sementara itu, Kapolresta Mojokerto, AKBP Wiwit Adisatria memberi apresiasi terhadap kinerja Pemkot Mojokerto dalam melakukan penataan pedagang.
"Yang pasar tanjung anyar kemarin cukup bagus dan sukses, semuanya berjalan lancar, aman dan tertib. Kami berharap untuk penataan PKL Alun-alun dan Majapahit nantinya juga sama," harapnya.
Masih kata Wiwit, giat Curhat Jumat ini rutin digelar oleh Polresta Mojokerto untuk menjaring aspirasi dari masyarakat.
"Kami juga ingin berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat. Karena keamanan dan ketertiban bisa terwujud jika masyarakatnya sejahtera," pungkasnya.
Terpisah, Suhartono, Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun mengaku mendukung rencana relokasi tersebut. Hanya saja ia berpesan agar semua PKL bisa diakomodir tanpa terkecuali.
"Selain itu kami mohon tempat relokasinya nanti layak dan prospek untuk jualan. Sehingga kami betah untuk cari rejeki ditempat baru tersebut," pintanya. Dwi
Editor : Redaksi