Jalan Utama IKN Bisa Jadi Runaway Pesawat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan infrastruktur dasar pendukung KIPP IKN Nusantara, di Kalimantan Timur. Foto: Kementerian PUPR.
Pembangunan infrastruktur dasar pendukung KIPP IKN Nusantara, di Kalimantan Timur. Foto: Kementerian PUPR.

i

SURABAYAPAGI.COM, Penajem Paser Utara - Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara merencanakan pembangunan jalan IKN yang akan memiliki fungsi ganda. Selain untuk transportasi darat, jalan tersebut juga sekaligus dirancang untuk pendaratan moda transportasi udara, pesawat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga saat berbincang di titik nol IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Kita juga memikirkan jalan arteri primer itu kita pertimbangkan sebagai runaway, runaway pesawat. Itu panjangnya 1-2 kilometer," kata Danis, Sabtu (14/1/2023).

Danis mengatakan rencana jalan untuk pendaratan pesawat tersebut berkaca dari negara-negara tetangga yang juga merencanakan konsep mirip. Dalam hal ini, ia mengacu pada beberapa negara seperti Jerman dan Singapura yang sudah menerapkannya.

Ia mengaku saat ini pihaknya terus mengkaji jalan yang dapat menjadi landasan pesawat tersebut.

"Ya, beberapa negara memanfaatkan jalan lurus bisa didarati, bisa kita desain beberapa dan kita pilih di beberapa lokasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Danis menambahkan, pengembangan infrastruktur jalan di IKN dibangun dengan konsep keberlanjutan. Ia mencontohkan, kemungkinan jalan di IKN dibangun dengan teknologi electric charging lane agar dapat membantu pengisian baterai kendaraan listrik.

Selain itu, nantinya akan dibangun box multi purpose utility tunnels untuk menampung kabel listrik, jaringan pipa air, hingga fiber optik di IKN. Dengan demikian, nantinya tidak ada lagi jaringan kabel yang ada di atas permukaan tanah.

"Di jalan-jalan itu nanti multi tunnels untuk utilitas. Jadi nanti nggak ada kebal, ya ada tetapi sementara karena boxnya belum jadi," ungkapnya.

Terlepas dari inovasi tersebut, progres pembangunan infrastruktur di IKN secara keseluruhan baru mencapai 12 hingga 15 persen. Namun, sudah ada beberapa proyek yang selesai hampir 100 persen.

Seperti diketahui, Kepala Otoritas IKN (OIKN), Bambang Susantono mengatakan saat ini sektor infrastruktur dan utilitas yang paling banyak diminati oleh investor. Setelah itu, mixed used dan komersial, perumahan, jasa konsultan, kesehatan, perkantoran swasta dan BUMN, perkantoran pemerintah serta teknologi.

"Kami yakin infrastruktur di IKN yang menjadi fokus tahun 2023 dapat berjalan sesuai rencana atau bahkan lebih cepat," ujar Bambang dalam keterangan resmi, dikutip Senin (16/1/2023). pnj

Berita Terbaru

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar otomotif Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi PT JIO Distribusi Indonesia, distributor resmi BAIC di I…

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus menerus lakukan pencegahan peredaran/pengguna Narkoba dan barang haram ( Obat obatan terlarang ) lainya, di…

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Usai sholat subuh warga masarakat sekitar Jalan Raya Nglegok Ds. Penataran, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, di kejutkan suara benturan…

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Menjelang panen saat puncak kemarau mengakibatkan sejumlah harga kedelai lokal dan kedelai impor di Kabupaten Bojonegoro…

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya menjaring bibit unggul generasi Qur’ani sekaligus memberikan ruang pembinaan bagi peserta dari seluruh wilayah, P…

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Terserang virus gemini membuat sejumlah petani cabai rawit di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merugi lantaran…