Pemkot Mojokerto Kejar Target 25 Persen Wajib KTP Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dispendukcapil Kota Mojokerto, Ikromul Yasak
Kepala Dispendukcapil Kota Mojokerto, Ikromul Yasak

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Pemkot Mojokerto memasang target 25 persen penduduk wajib kartu tanda penduduk (KTP) digital. Saat ini, per bulan, dispendukcapil harus mampu melakukan perekaman minimal 25 ribu penduduk.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto Ikromul Yasak menegaskan, penerapan KTP digital ini berlaku di seluruh daerah. Termasuk di wilayahnya. Migrasi itu tak lain sebagai mandat pemerintah pusat. 

’’Tidak hanya di Kota Mojokerto saja. KTP digital ini memang diterapkan secara nasional, termasuk di kabupaten/kota,’’ ungkapnya.

Setelah dilakukan uji coba tahun lalu dengan menyasar ribuan pejabat dan ASN di lingkungan pemkot, pengganti KTP fisik tahun ini mulai menyentuh masyarakat umum. Hal itu sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Transformasi ini tak lain untuk memudahkan masyarakat di era digitalisasi yang terus berkembang ini. Sehingga, jika beranjak ke mana-mana, masyarakat tak perlu ribet lagi membawa identitas fisik.

Mereka cukup menunjukkan identitasnya melalui QR code di handphone masing-masing. ’’Jadi tahun ini kita target bisa perekaman sebanyak 25 persen dari jumlah wajib KTP atau berusia 17 tahun ke atas. Target itu kita sesuaikan dengan target nasional untuk setiap daerah,’’ tandasnya.

Artinya, jika di Kota Onde-Onde ini jumlah penduduk wajib KTP sebanyak 103.272 jiwa, maka, dispendukcapil harus bisa menuntaskan paling tidak 25 ribu lebih penduduk kota untuk bertransformasi ke identitas kependudukan digital (IKD). Sehingga, imbuh Yasak, dalam setahun ini, ditarget mampu menjaring dua ribu lebih warga di tiap bulannya.

’’Sasaran utama bagi pemula yang melakukan pengurusan KTP, langsung kita tawarkan untuk pakai IKD ini. Perubahan adminduk ini sebenarnya sama dengan KTP manual ke e-KTP dulu. Jadi nanti akan diberlakukan ke semua warga,’’ paparnya.

Sebelumnya, Kota Mojokerto mulai tahun ini menerapkan IKD atau kartu tanda penduduk (KTP) digital bagi masyarakat umum. Namun, sasarannya masih diprioritaskan bagi wajib KTP pemula guna mengefisiensi blangko KTP elektronik (e-KTP) yang stoknya terbatas. 

Apalagi, Kamis (12/1) lalu pihaknya baru mendapat jatah 4 ribu keping blangko e-KTP. Angka ini, diperkirakan hanya cukup untuk tiga bulan ke depan. Dispendukcapil baru akan kembali mengajukan penambahan jika persediaan mencapai batas minimal 500 lembar. Dwi

Berita Terbaru

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…

Masuki Tahap Lelang, Pemkot Madiun Usulkan Perbaikan Jembatan Manguharjo ke Pusat

Masuki Tahap Lelang, Pemkot Madiun Usulkan Perbaikan Jembatan Manguharjo ke Pusat

Minggu, 26 Jul 2026 14:39 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), mengusulkan permohonan perbaikan Jembatan …

Wujudkan Normalisasi Kalianak, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan Terdampak

Wujudkan Normalisasi Kalianak, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan Terdampak

Minggu, 26 Jul 2026 13:58 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka normalisasi Sungai Kalianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menandai sebanyak 70 bangunan di Kecamatan Asemrowo…

Bupati Achmad Fauzi Bersama Jajaran Datang Langsung ke Kementan RI, Kerjasama Percepat Kemajuan Pertanian Sumenep

Bupati Achmad Fauzi Bersama Jajaran Datang Langsung ke Kementan RI, Kerjasama Percepat Kemajuan Pertanian Sumenep

Minggu, 26 Jul 2026 13:56 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya mempercepat Kemajuan dan pembangunan khususnya di sektor pertanian yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…