Biaya Study Tour Mahal, Wali Murid SMAN 2 Kota Mojokerto Menjerit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SMA Negeri 2 Kota Mojokerto
SMA Negeri 2 Kota Mojokerto

i

SURABAYA PAGI. COM, Mojokerto - Sejumlah wali murid kelas XII SMA Negeri 2 Kota Mojokerto mengeluhkan adanya pungutan biaya study tour yang dibebankan kepada dirinya.

Mereka menuturkan, anaknya yang duduk di kelas XII 'dipaksa' mengikuti study tour ke kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Jadi, dari sekolah dimintai Rp 1,5 juta tiap anaknya," ujar sumber tersebut.

Menurutnya, pihak sekolah juga tak memberikan rincian biaya sebesar itu keperluannya untuk apa saja, kelas yang dilibatkan adalah kelas XII, jumlahnya kurang lebih ada 400 an siswa.

“Kalau mau jujur, hal itu sangat memberatkan kami sebagai orang tua namun mau gimana lagi, saya enggak bisa berbuat banyak sebab hal ini membuat anak saya jadi enggak nyaman kalau tidak ikut,” keluhnya.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan study tour ini tak sepatutnya di bebankan kepada siswa kelas XII yang notabene akan menghadapi ujian akhir atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

"Daripada uang segitu dipake untuk study tour, mending dimanfaatkan untuk kegiatan try out. Sehingga manfaatnya lebih jelas ketimbang hanya sekedar rekreasi. Selain itu, kalau memang harus ada study campus, kenapa juga harus jauh-jauh ke ITB, apa di dekat-dekat sini tidak ada universitas bagus?," gumamnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Mojokerto, Sugeng Wibawa dikonfirmasi melalui ponselnya, membenarkan terkait rencana study tour ke kampus ITB tersebut. Namun, ia membantah adanya unsur paksaan ikut ke seluruh siswa.

"Kalau study kampus ke IPB itu memang benar, tapi itu sifatnya tidak wajib. Saat ini, dari total 400 an siswa kelas 12, yang sudah konfirmasi ikut hanya sepertiganya saja," jelasnya.

Masih kata Sugeng, informasi yang beredar diluar memang sudah sangat liar. Dan itu terkesan memojokkan sekolah yang dinahkodainya. Padahal menurutnya, kegiatan ini juga dilaksanakan oleh sekolah-sekolah lain.

"Mungkin saat ada penjelasan dari sekolah, penangkapan yang diluar tidak bagus, sehingga jadi ramai. Namun perlu saya pertegas lagi, tidak ada intimidasi dan paksaan, bagi siswa yang tidak ikut tetap kita fasilitasi program study kampusnya," ujarnya.

Ia juga menambahkan, selain tak memaksa, pihak sekolah juga memberikan subsidi silang bagi siswa yang tidak mampu. Ini wujud kepedulian sekolah agar program ini tetap jalan tanpa memberatkan wali murid.

"Ini masih kita kaji lagi, apa study campus IPB itu tetap dilaksanakan apa dibatalkan. Karena waktunya pun belum kita tentukan, kita akan lihat animo wali murid lagi," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…