Bangkitkan Pasar Tradisional di Tengah Gempuran Digital Market, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Sidak Pasar Tradisional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti ditemani Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo, Direktur Teknik Usaha Suhendro, dan Direktur Pembinaan Pedagang Taufiqurrahman saat melakukan sidak pasar tradisional Pabean, Jumat, (20/1).
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti ditemani Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo, Direktur Teknik Usaha Suhendro, dan Direktur Pembinaan Pedagang Taufiqurrahman saat melakukan sidak pasar tradisional Pabean, Jumat, (20/1).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Upaya peningkatan ekonomi masyarakat, pasar tradisional m menjadi salah satu penggiat roda ekonomi sebuah kota. Namun saat ini dengan perkembangan teknologi, di era digital ini membuat pasar tradisional mengalami penurunan dan centrung sepi.

Selama ini, pasar tradisional di Surabaya identik dengan becek, kotor dan berbau. Segala upaya yang dilakukan pemerintah kota bersama DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) agar mengembalikan pasar tradisional menjadi denyut nadi.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti melakukan sidak untuk mengkaji upaya menambah daya tarik pasar tradisional di Surabaya. Salah satunya, Pasar Pabean masih cukup banyak pembeli. Pasar yang dikenal sebagai pusat rempah-rempah dan ikan tersebut menjadi salah satu yang ramai di Surabaya.

Ditemani oleh Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo, Direktur Teknik Usaha Suhendro, dan Direktur Pembinaan Pedagang Taufiqurrahman. Hadir pula Ketua Badan Pengawas (Bawas) PD Pasar Surya Novy Ispinari dan jajaran manajemen PD Pasar Surya yang lain. Reni langsung berjalan sambil sesekali menyapa pedagang dan melihat barang jualannya.

Dalam kesempatan itu Reni mengatakan, Surabaya sudah memegang banyak konsep mengatasi masalah. Misalnya, konsep pengendalian banjir, lalu juga ada konsep untuk membelah kemacetan dengan pembangunan feeder dan adanya Bus Suroboyo.

“Tapi, untuk menghidupkan pasar tradisional, rasanya belum ada konsep yang konkrit. Untuk itu saya kesini beserta jajaran PD Pasar Surya demi bisa meninjau langsung bagaimana kegiatan pedagang disini dan apa langkah yang bagus untuk mengembangkan pasar ,” ungkap Reni, di sela-sidak pasar tradisional Pabean, Jumat (20/1).

Reni melanjutkan, dewan selalu punya ketertarikan untuk terus membangun pasar. Sebab, pasar punya potensi ekonomi yang luar biasa. Tak hanya untuk pedagang, namun juga kuli angkut, tukang becak, dan lainnya. Banyak pelaku usaha yang memanfaatkan keberadaan pasar.

“Pemkot harus jeli melihat suatu pasar hidup atau tidak. Dikatakan hidup jika supply and demand-nya tinggi, keramaiannya juga diatas 80 persen. Dengan begitu, fungsi pasar sebagai sarana transaksi bisa berjalan dengan baik,” ungkap Reni.

Reni menginginkan pasar tradisional di Surabaya ini bisa lebih hidup seperti halnya Pasar Pabean. Karena tidak hanya pedagang saja yang merasakan dampaknya, bagi kuli panggul hingga pekerja lepas lainnya di pasar juga merasakan sumber penghasilan di pasar.

"Saya belum mendapatkan konsep atau roadmap yang lengkap untuk pembenahan  pasar seperti apa?. Namun yang jelas prinsipnya pasar itu potensi ekonomi yang luar biasa,"kata Reni.

Jika pembangunan basar berhasil dan infrastrukturnya bagus, maka bisa juga berkembang menjadi destinasi wisata. Di kota yang banyak dikunjungi warga luar kota ini, pasar di Surabaya punya potensi tinggi untuk dijadikan jujukan para wisatawan.

Selain tempat wisata dan transaksi, pasar juga bisa menjadi sarana edukasi. Nilai-nilai kehidupan di pasar bisa ditularkan pada anak-anak muda dengan melihat kegiatan warga di pasar secara langsung. Di pasar, orang-orang berjualan, mengais rejeki, dan rela datang dini hari untuk mencari pembeli.

Semangat itu, dikatakan Reni, harus diadopsi oleh anak muda dalam kesehariannya.“Terpenting, dewan terus memberi support pasar tradisional untuk hidup dan menjadi sumber ekonomi serta potensi wisata,” ungkap Reni. Alq

Berita Terbaru

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…