Buntut Adanya Pengeroyokan dan Pembacokan, Ratusan Pendekar Demo di Mapolsek Babat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pimpinan salah satu perguruan pencak silat ikut menenangkan bersama Kepolisian. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Pimpinan salah satu perguruan pencak silat ikut menenangkan bersama Kepolisian. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

Terjadi Kemacetan di Jalan dari dan Menuju Pasar Babat

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ratusan pendekar salah satu perguruan silat di Lamongan, Senin (30/1/2023) menggelar aksi demo di depan Mapolsek Babat, menuntut Polisi untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang berujung pembacokan.

Sangking banyaknya pendengar yang ikut turun aksi, jalan menuju dan dari Pasar Babat macet total hingga beberapa jam, karena massa yang membawa motor itu membanjiri jalan raya yang ada di depan Mapolsek Babat.

Perwakilan pendekar yang diperkirakan mencapai sekitar 800 orang itu kemudian diterima polisi di Mapolsek Babat dan dalam berjalan kondusif. Kapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha kemudian menemui para pendekar di depan Mapolsek Babat. 

Dihadapan para pendekar Yakhob menyebutkan telah membentuk tim untuk mengusut tuntas dan mencari terduga pelaku pembacokan yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok tersebut.

Yakhob meminta para pendekar ini untuk mempercayakan dan menyerahkan kasus ini ke polisi. Yakhob telah membuktikan sportifitasnya dalam menangani tindak pidana kekerasan oleh pendekar. "Meskipun kasus ini ditangani Polsek Babat. Tapi polres Lamongan juga ikut membackup kasus ini. Beberapa hari yang lalu kami juga berhasil menangkap pelaku pembacokan di Paciran," ungkapnya.

Usai mendapat penjelasan dari Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, ratusan pendekar ini kemudian membubarkan diri dengan kawalan ketat petugas kepolisian Lamongan untuk kembali ke daerahnya masing-masing.  

Sebelumnya, kasus pembacokan yang menimpa MHI (23) warga Desa Sukodadi, Lamongan itu berawal saat korban yang baru saja selesai menjenguk keluarganya yang sakit di rumah sakit NU di Babat. Korban kemudian pulang ke rumahnya, namun di perjalanan korban dihadang oleh sekitar 15 orang.

"Korban akan pulang ke rumah karena baru saja menjenguk keluarganya yang sakit dirawat di rumah sakit NU saat pulang korban dibacok oleh 15 orang," kata Yakhob.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian punggung atas, pinggang sebelah kiri dan paha sebelah kiri, kemudian korban bersama teman atau saksi dibawa untuk berobat di puskesmas Pucuk. Selanjutnya korban dan rekannya melaporkan kasus yang menimpanya itu ke Polsek Babat. "Korban yang mengalami penganiayaan itu kemudian melaporkan kasus yang menimpanya ke Mapolsek Babat dan kasus ini kita tangani," pungkas Yakhob. jir

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…