Si Jago Merah Lahap Rumah Dua Lantai di Babatan Pilang Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kebakaran rumah dua lantai di jalan Babatan Pilang Selatan Blok O no. 8, Surabaya, Rabu (01/02/2023). SP/Ariandi.
Kebakaran rumah dua lantai di jalan Babatan Pilang Selatan Blok O no. 8, Surabaya, Rabu (01/02/2023). SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebuah rumah dua lantai milik Roslina yang terletak di jalan Babatan Pilang Selatan Blok O no. 8, Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya mengalami kebakaran pada Rabu (01/02/2023) sore sekitar pukul 15.55 WIB.

Pada saat kejadian, Roslina sedang mengasuh anaknya di lantai dasar. Namun kemudian, ia mendengar suara seperti patahan ranting.

Menyadari suara aneh tersebut semakin nyaring dan mengganggu, Roslina berinisiatif keluar rumah dan melihat ke arah loteng rumahnya yang beratapkan genteng itu.

Ternyata, kepulan asap hitam pekat telah menyeruak tebal disertai dengan kobaran api yang memercik belakangan di lantai dua rumahnya.

Melihat rumahnya terbakar, ia bergegas berlarian meminta bantuan para tetangganya untuk memadamkan kebakaran. Warga yang melihat adanya kebakaran tersebut langsung menghubungi Command Center Surabaya 112 guna mendapatkan bantuan.

Tak butuh waktu lama, petugas gabungan dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, petugas BPBD kota Surabaya, petugas Posko terpadu Dukuh Pakis, petugas Satpol PP Kota Surabaya, petugas PMI Kota Surabaya, petugas PLN, petugas Projopati Wiyung, petugas Polsek Wiyung, petugas DLH Kota Surabaya dan Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.59 WIB dan langsung melakukan pemadaman api serta penanganan.

Setidaknya tujuh truk pemadam kebakaran berbagai jenis dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di rumah tersebut. Adapun rinciannya yakni 3 unit tempur rayon 4 Wiyung, 1 unit tempur pos Lakarsantri, 1 unit tempur pos Waru Gunung, 1 unit tempur pos Pakis TVRI, 1 unit tempur poskotis Joyoboyo dan unit bantuan 2 unit tangki DLH.

Api pokok dinyatakan padam sekitar pukul 16.15 WIB. Kemudian, proses pembasahan dinyatakan selesai dan kondusif sekitar pukul 16.53 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Dedik Irianto mengatakan, kobaran api yang mengamuk itu melahap seisi dua ruangan, yaitu kamar dan area terbuka untuk menjemur pakaian berukuran 4 m x 5 m di lantai dua rumah tersebut.

"Untungnya obyek yang terbakar hanya kamar tidur dan tempat cucian yang berada di lantai 2. Sementara untuk lantai 1 aman dan tidak terdampak  kebakaran. Sumber api berasal dari lantai atas, untuk rumah kanan kiri aman tidak ada perambatan api," terang Dedik.

Dedik pun memastikan, tidak ada korban jiwa ataupun luka dari pihak penghuni rumah dalam insiden kebakaran tersebut.

"Dalam insiden kecelakaan tidak ada korban jiwa dan juga penyebab kebakaran belum bisa dipastikan dari mana api berasal,” katanya.

Roslina menuturkan bahwa pada saat kejadian, sedang tidak ada aktivitas apapun di lantai dua rumahnya. Bahkan, ia juga memastikan, perabotan elektronik ataupun alat penerangan di dalam ruangan itu juga dalam keadaan tidak menyala.

"Siang tadi saya nyuci sepatu di lantai bawah. Lalu jemur ke atas. Ya gak ada apa-apa. Gak ada colokan, lampu mati," ujar Roslina

Namun anehnya, sumber kebakaran yang terjadi justru di lantai dua rumahnya itu. IA menduga, penyebab kebakaran tersebut karena konsleting kabel listrik di lantai dua rumahnya

"Kemungkinan listrik, gak ada perabotan (alat) yang menyala," pungkasnya.

Atas insiden kebakaran tersebut, Pemerintah Kota Surabaya melalui @bpbdsurabaya memberi bantuan berupa tempat tidur, paket sembako dan makanan selama 7 hari untuk penghuni rumah. ari

Berita Terbaru

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…