Tolak Keinginan Para Kades, SRB Datangi Gedung DPRD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korlap SRB, Supono.
Korlap SRB, Supono.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Menyusul aksi demo yang dilakukan para Kades se-Banyuwangi di Jakarta beberapa waktu lalu, yang menuntut revisi Undang-undang nomer 6 Tahun 2014 tentang masa jabatan Kades dari 6 tahun menjadi 9 tahun, mendapat reaksi keras dari kalangan masyarakat. Masalahnya, mereka menyampaikan aspirasi tentang revisi UU 6/2014 tersebut dengan mengatas-namakan masyarakat.

Salah satu reaksi muncul dari sekelompok orang yang mengatas-namakan diri Serikat Rakyat Banyuwangi (SRB) pada Kamis (2/2/2023) bertandang ke gedung DPRD untuk menyampaikan sikap penolakan mereka.

Di gedung DPRD, aksi yang dipimpin koordinator lapangan (Korlap) SRB, Supono,itu diterima dan ditemui oleh Ketua Komisi IV DPRD, Vicky Septalinda.

Dalam pertemuan tersebut, ada 3 poin yang disampaikan yakni; memaksakan rakyat untuk menyetujui perpanjangan masa jabatan 9 tahun, meninggalkan pelayanan ketika melaksanakan aksi ke Jakarta, dan ancaman yang dilontarkan salah satu Kades di medsos yang menyatakan akan menghabisi partai yang tidak mendukung aksi mereka.

"Bahwa aksi para Kades ke Jakarta yang mengatas-namakan masyarakat tersebut sama sekali tidak benar," tegas Supono, kepada awak media seusai pertemuan.

Selain tiga poin diatas, SRB juga mempertanyakan tentang kalangan Parpol yang sama sekali 'tidak bersuara' atas aksi yang dilakukan para Kades tersebut.

Lebih jauh dijelaskan, SRB juga mempertanyakan tentang adanya asosiasi para Kades Banyuwangi yang tercatat ada 3 asosiasi.

"Keberadaan beberapa asosiasi Kades itu terkesan memecah-belah para Kades. Karena itu, keberadaan beberapa asosiasi tersebut juga kami pertanyaan keabsahannya," tambahnya.

Ketua Komisi IV DPRD, Vicky Septalinda menjelaskan, pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan SRB untuk diteruskan kepada pimpinan DPRD.

Terkait keberadaan asosiasi Kades dan permintaan untuk pembubarannya, menurut Vicky, dicatat sebagai aspirasi yang akan segera ditindak-lanjuti.

"Itu bagian dari aspirasi mereka. Terkait permintaan pembubaran, tentu kita akan pelajari dulu lebih lanjut," jelasnya. bud

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…