Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony Mendorong Upaya Pemkot Hidupkan Kembali THR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH Thony saat melakukan sidak ke Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya didampingi dua seniman Surabaya.
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH Thony saat melakukan sidak ke Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya didampingi dua seniman Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya sempat menjadi ikon Kota Pahlawan sebagai pusat pertunjukan kesenian dan kebudayaan. Pasca ditutup tahun 2018 lalu, THR kini seperti hutan tengah kota dan bangunya tua yang dipenuhi tubuhan liar dan pohon-pohon besar.

Tak ingin wisata seni dan budaya di Surabaya ini mati, Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH Thony bergerak melakukan sidak. 

Didampingi seniman Surabaya Meimura dan pegiat sejarah Cak Nanang Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony berkeliling di area THR. Gedung pertunjukkan terbengkalai yang kini sekelilingnya banyak ditumbuhi semak, menjadi saksi masa jaya wisata murah tersebut.  Sesekali, mereka mengenang ketika THR masih berjaya. 

Taman hiburan yang melegenda tersebut kini makin tenggelam didera jaman. Dulu, THR jadi jujukan wisata hiburan sekaligus wisata seni bagi masyarakat Surabaya dan luar kota. Kejayaan itu ternyata pupus seiring teknologi dan modernitas yang merambah.  

“Transisi dari seni tradisional ke arus modernitas itu dulu mungkin tak ditangkap dengan baik. Andai unsur modernitas dimasukkan di lingkungan ini, mungkin THR masih jalan hingga kini. Saat itu, mungkin pemangku kebijakan belum menangkap itu sebagai hal urgent. Bagaimanapun, jadikan pengalaman sebagai pelajaran besar,” ungkap AH Thony, di sela-sela sidak gedung THR, Jumat (3/2). 

Sidak ini menurut AH. Thony sekaligus menyambut gagasan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk menghidupkan dan membangkitkan kembali tempat tersebut. Ditargetkan pembangunan bakal selesai akhir tahun ini. Secara konsep wahana tidak jauh berbeda dengan THR sebelumnya. Namun akan ada wahana-wahana baru. 

Gagasan itu ternyata mendapat respon baik dari masyarakat dan pelaku seni. Thony menuturkan, ia tak menyangka antusiasme masyarakat masih tinggi di tengah gempuran maraknya permainan game di gadget. “Banyak yang bertanya karena tak sabar ingin segera berkunjung. Bahkan, ada yang siap membantu perencanaan itu dengan tulus,” ungkap Thony. 

Pasca pandemi, ekonomi masyarakat banyak menurun. Namun, ketika gagasan pembangunan THR digaungkan, masyarakat justru merespon dengan menyatakan siap menyumbang baik secara moriil maupun materiil. 

Sementara seniman Ludruk Cak Meimura juga menyambut baik rencana itu. Dikatakan Meimura, para seniman bahagia mendengar kabar baik itu karena harapan untuk berkarya kembali di THR masih ada. Menurutnya, empat destinasi pertunjukan seni di Surabaya harus tetap ada. Yakni, gedung ludruk, gedung wayang orang, gedung ketoprak, dan gedung srimulat. Sebab, tak hanya menampilkan pertunjukan, namun disana tercipta pula ekosistem. Terdapat pelatihan anak-anak hingga dewasa. 

“Ini bukan sekadar tontonan tapi juga tuntunan. Sebuah transformasi ilmu yang ekosistemnya harus dijaga. Semoga upaya pembangunan THR ini berujung sukses. Jika perlu, tak harus bergantung pada investor. Kami (seniman,red) yakin kalau Surabaya mampu,” ungkap Meimura yang merupakan pendiri Sanggar Anak Merdeka Indonesia itu. 

Hal itu juga diamini Cak Nanang, sapaan akrab Nanang. Ia mengatakan bahwa THR merupakan wahana pembelajaran budaya dan sejarah. Apalagi tempatnya berada di depan Taman Makam Pahlawan. Ia mendorong Pemkot untuk menjadikan THR sebagai etalase untuk mengenal budaya Kota Pahlawan. 

“Saat orang datang kemari, mereka harus bisa melihat nilai-nilai kepahlawanan. Baik lewat media miniatur, replika, atau lainnya. Lalu, harus disediakan juga open space untuk tempat orang-orang berkreasi,” ungkap Cak Nanang. Alq

Berita Terbaru

Pelaku Pembacokan di Panceng Gresik Resmi Ditahan, Polisi Masih Dalami Motif dan Peran Lain

Pelaku Pembacokan di Panceng Gresik Resmi Ditahan, Polisi Masih Dalami Motif dan Peran Lain

Sabtu, 28 Feb 2026 11:53 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kurang dari 24 jam setelah kejadian pembacokan yang menggegerkan warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, jajaran S…

Jelang Lebaran, Levi’s Ajak Konsumen Terapkan Smart Spending Saat Belanja THR

Jelang Lebaran, Levi’s Ajak Konsumen Terapkan Smart Spending Saat Belanja THR

Sabtu, 28 Feb 2026 11:23 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 11:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Memasuki pekan pertama pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), masyarakat mulai merencanakan kebutuhan Ramadan dan Idulfitri. Levi’s men…

Status Darurat Sampah Madiun Berimbas, Dana Rp 10 Juta Per-RT Ditunda 

Status Darurat Sampah Madiun Berimbas, Dana Rp 10 Juta Per-RT Ditunda 

Sabtu, 28 Feb 2026 09:43 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 09:43 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Status kedaruratan sampah  Kota Madiun kini berdampak pada kebijakan anggaran di tingkat paling bawah. Sebanyak Rp 3,86 miliar dana unt…

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Kegiatan patroli sahur yang dilakukan sejumlah remaja di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berubah menjadi a…

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Mojokerto menggelar kegiatan Employee Voluntering dengan membagikan takjil kepada…

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur belum sepenuhnya diikuti dengan manuver politik yang t…