Tekan Biaya Haji, Erick Thohir Siap Sesuaikan Tarif Avtur

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 15 Feb 2023 14:50 WIB

Tekan Biaya Haji, Erick Thohir Siap Sesuaikan Tarif Avtur

i

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: BUMN.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meyatakan bahwa pihaknya siap membantu meringankan beban biaya haji yang belakangan ini ramai diperbincangkan oleh pihak. Maka dari itu, ia mengatakan bahwa dirinya akan terus berkoordinasi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Erick menyadari bahwa biaya perjalanan haji salah satunya terbebani oleh mahalnya harga avtur (bahan bakar pesawat) untuk armada yang memberangkatkan haji dari PT Pertamina (Persero).

Baca Juga: Erick Thohir Usul PMN BUMN Rp 44,24 T pada 2025

Melalui komitmennya ini, Erick Thohir terlihat terbuka dalam melirik opsi menyesuaikan tarif avtur untuk armada yang memberangkatkan jemaah haji.

“Salah satu komponen besar adalah biaya avtur, dan tentu mengenai biaya haji yang sedang dibicarakan dengan Kemenag dan DPR, kami pada intinya terbuka untuk mereviu mengenai perjalanan haji," kata Erick di Jakarta, Selasa (14/2/2023).

Namun, ia belum menjelaskan secara lebih rinci mengenai rencana pemerintah terkait harga avtur untuk keberangkatan haji tersebut.

Baca Juga: Kementerian BUMN Apresiasi Kolaborasi SIG dengan Astra

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa BUMN berkomitmen penuh dalam membantu meringankan dan memudahkan masyarakat untuk beribadah ke tanah suci.

Sementara itu, Direktur utama Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengaku, pihaknya hanya mengambil persentase keuntungan (margin) sebesar 2,5 persen, usai usulan biaya penerbangan haji 2023 dipangkas menjadi Rp 32.743.992.

Adapun pemangkasan ini merupakan kesepakatan antara perusahaan BUMN bersama Kementerian Agama (Kemenag). Awalnya, usulan biaya penerbangan haji disepakati senilai Rp 33,4 juta.

Baca Juga: BUMN Ungkap Fraud di PT Indofarma, oleh Anak Perusahaannya

Kemudian, terjadi negoisasi usulan penurunan biaya penerbangan haji sebanyak tiga kali. Pada negosiasi pertama, biaya penerbangan ibadah haji 2023 turun Rp 500.000. Lalu pada negosiasi kedua, biaya turun lagi sebesar Rp 500.000. Selanjutnya, pada negosiasi ketiga, ia kembali memutuskan untuk menurunkan lagi sekitar Rp 212.900. Maka dari itu, Irfan meminta pengertian dari semua pihak.

"Jadi mohon pengertian, kita memang akan mengambil hanya 2,5 persen margin. Ada risiko di kita, tapi kita akan coba manage semaksimal mungkin," ujar Irfan dalam rapat Panja bersama Kemenag dan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/2/2023). jk

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU