Peringati Hari Sampah Nasional, PLN Ajak Siswa Susur Sungai Bersihkan Sampah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Sebagai upaya menginisiatif kesadaran masyarakat akan lingkungan pesisir, PLN Peduli menggandeng siswa Sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak susur sungai bersihkan sampah pada hari sampah nasional, Selasa (21/2/2023).

Perhatian PLN akan lingkungan khususnya sampah diwujudkan melalui dukungan penuh akan beragam kegiatan dan program Sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak seperti susur sungai bersih sampah, edukasi lingkungan, mengenal habitat mangrove, dan pemilahan sampah.

"Sebelum Sekolah Sungai terbentuk, PLN telah mendampingi Bank Sampah Bintang Mangrove untuk mengelola kawasan pesisir sejak 2012. Lalu saat ini melalui program edukasi lingkungan untuk anak pun terus kami gaungkan," terang Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Hamzah.

Chusniyati, penggagas Bank Sampah Bintang Mangrove pun membentuk Sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak yang bertujuan menularkan kepedulian lingkungan kepada anak-anak di daerah pesisir Gunung Anyar Tambak. 

"Program ini bermula dari keinginan kami untuk memberikan edukasi mengenai alam sejak dini. Karena alam yang memberi kita kehidupan maka sudah selayaknya kita memberikan perhatian," terang Chusniyati.

Berdiri sejak Oktober 2018, sekolah sungai ini dirintis dengan semangat untuk mengedukasi anak-anak yang tinggal di kawasan bantaran Kali Tambakoso. Hingga saat ini, Sekolah Anak Sungai memiliki 76 anak didik.

Melalui sekolah ini, anak-anak diajarkan beragam kegiatan seperti mengenal peran penting sungai, dampak yang ditimbulkan jika sungai tercemar akibat manusia, edukasi mengenai manfaat Mangrove di Gunung Anyar Tambak, serta pelatihan kreativitas daur ulang sampah plastik.

"Mengapa anak-anak yang menjadi fokus sekolah ini, karena sejak dini kami ingin membiasakan anak untuk menjaga ekosistem yang nantinya juga akan kembali manfaatnya kepada kita. Kami pun melihat kesadaran anak-anak akan lingkungan ini cukup tinggi," tambah Chusniyati.

Tak hanya itu, selain diajarkan mengenai edukasi lingkungan, anak-anak juga diajarkan pengetahuan umum maupun ketrampilan. "Setiap seminggu sekali anak-anak berkumpul diajarkan beragam hal pengetahuan umum, bermain hingga lingkungan. Di akhir sesi biasanya anak-anak kami ajak memungut sampah di sekitar maupun susur sungai," tambah Chusniyati.

Siswa sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak, Ayuni (12) menceritakan pengalaman selama 3 tahun berada di sekolah ini.

"Banyak belajar di Sekolah Sungai tentang kondisi sekitar dan pengetahuan umum. Sudah paham kenapa sampah harus dikelola dan gak boleh dibuang sembarangan karena lihat aliran sungai yang kotor," tuturnya. 

Hamzah berharap melalui beragam program inovatif dan menarik lainnya, Sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak mampu mencetak insan peduli lingkungan dan ikut melestarikan kawasan pesisir serta habitat didalamnya. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

SURABAYAPAGI : Hakim mengatakan jika Andrie tak bisa hadir secara fisik maka majelis yang akan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan di tempat.…

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

SURABAYAPAGI : Kini MUI dan PBNU, mulai gusar atas peristiwa pemerkosaan santriwati di Ponpes Pati. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas…

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan tak ada toleransi bagi kekerasan seksual."Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan…

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan Presiden Prabowo Subianto setuju Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)…

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pasar modal Tanah Air saat ini masih dihantui oleh arus…