Antisipasi Longsor, Jalur Pacet-Trawas Ditutup saat Hujan Lebat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono melakukan assesment ruas jalan terdampak longsor di jalan Pacet-Trawas, Kamis (23/2/2023).
Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono melakukan assesment ruas jalan terdampak longsor di jalan Pacet-Trawas, Kamis (23/2/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Petugas Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) melakukan assesment ruas jalan terdampak bencana tanah longsor di jalur Pacet-Trawas.

Rencananya jalur Pacet-Trawas akan ditutup sementara jika terjadi cuaca ekstrem hujan lebat untuk keselamatan masyarakat terutama pengguna jalan.

Kabid LLAJ DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Setyo budi mengungkapkan ruas jalan Pacet-Trawas bakal ditutup sementara jika terjadi hujan lebat di kawasan tersebut.

"Ini dikhawatirkan jika terjadi hujan intensitas tinggi maka harus dibuka tutup (Pacet-Trawas) tentatif jadi harus ditutup kalau jalannya sudah tergerus," jelasnya saat dikonfirmasi melalui seluler, Kamis (23/2).

Setyo mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan DPUPR Kabupaten Mojokerto terkait penanganan plengsengan/ dinding jalan yang rusak diterjang longsor.

"Kalau tidak ada plengsengan jalannya tergerus sehingga merusak sarana pengaman jalan sehingga kita menunggu itu diperbaiki baru kita pasang lagi Guardrail-nya," ungkapnya.

Dampak tanah longsor juga merusak sarana ruas jalan Guardrail tepatnya di Jurang Gembolo jalur Pacet-Trawas.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Sarpras DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Suroso mengungkapkan pihaknya terpaksa melepas pengaman jalan Guardrail di Jurang Gembolo itu untuk mengantisipasi kerusakan parah akibat tanah longsor.

"Kita ambil dulu Guardrail karena penyangga kena longsor kita menunggu  perbaikan dari PU terkait akses dan sarana jalan kalau sudah normal baru kita pasang lagi," terangnya.

Petugas telah memasang line pembatas jalan sebagai tanda di jalan terdampak longsor. Kondisinya membahayakan pengendara kendaraan lantaran jalan ambles akibat longsor berada persis di kelokan Jurang Gembolo.

"Solusi saya kan kalau itu Guardrail dilepas ada line barikade pengaman pembatas ruas jalan rusak," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Ponorogo Tambah Anggaran Rp14,85 Miliar

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Ponorogo Tambah Anggaran Rp14,85 Miliar

Minggu, 20 Sep 2026 11:28 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna memperkuat kesiapsiagaan penanganan bencana dan kebutuhan darurat lainnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, telah…

Karhutla Telah Padam, Taman Wisata Kawah Ijen Masih Ditutup Sementara

Karhutla Telah Padam, Taman Wisata Kawah Ijen Masih Ditutup Sementara

Minggu, 20 Sep 2026 11:15 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Kendati kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah padam sejak awal September lalu, namun Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen…

Dampingi Program Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya Libatkan 102 Kampus

Dampingi Program Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya Libatkan 102 Kampus

Minggu, 20 Sep 2026 10:57 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka untuk mendukung program Kampung Pancasila di 1.360 rukun warga di wilayah setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Empat Pekerja PT SPS Meninggal Dunia, Manajemen Buka Suara dan Sampaikan Duka Cita

Empat Pekerja PT SPS Meninggal Dunia, Manajemen Buka Suara dan Sampaikan Duka Cita

Minggu, 20 Sep 2026 10:55 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sudah empat pekerja di PT Superior Prima Sukses Tbk meninggal dunia, atas insiden ledakan di ruang pengendapan pabrik yang…

Kekeringan Ekstrem, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Selamatkan Sawah Sebelum Puso

Kekeringan Ekstrem, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Selamatkan Sawah Sebelum Puso

Minggu, 20 Sep 2026 09:46 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 09:46 WIB

“Angka lahan yang sudah puso itu harus menjadi peringatan. Jangan sampai kita baru bergerak ketika tanaman sudah tidak bisa diselamatkan.…

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo — Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, tewas tenggelam di Sungai Kedung Galok, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten P…