Polres Gresik Dinilai Lambat Tangani Kasus Pencabulan Anak di Desa Slempit Kedamean

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Keluarga korban pencabulan anak oleh ayah tirinya menyayangkan lambatnya pihak Polres Gresik dalam penanganan kasus.

"Perkara ini sudah kami laporkan ke Polres Gresik pada 22 Februari lalu tapi sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya. Pelaku yang kami laporkan masih terlihat berkeliaran," ungkap ES, ayah kandung korban sekaligus pihak pelapor kepada awak media, Minggu (26/2/2023).

Dengan didampingi penasehat hukum I Komang Aries Dharmawan, pelapor ES menunjukkan surat bukti lapor ke polisi dengan nomor register STTLP/B/94/II/2023/SPKT/POLRESGRESIK/POLDAJAWATIMUR.

Pelapor adalah warga Dusun Lingsir, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik. Ia berharap agar sang pelaku terduga pencabulan segera diproses secara hukum.

Diceritakan ES, peristiwa bejat itu terungkap ketika dirinya dihubungi oleh mantan istrinya yang melihat anaknya (korban) terlihat ada perubahan ketika berjalan. Lalu ES mengajak bertemu mantan istri dan anaknya.

"Setelah bertemu akhirnya terungkap semua, anak saya bilang kalau pelaku telah melakukan perbuatan yang tidak senonoh. Ia disuruh pegang kemaluan pelaku dan mengoral alat kelamin pelaku hingga orgasme," terang ES dengan bercucuran air mata.

Sementara itu, kuasa hukum korban, I Komang Aries Dharmawan, menyesalkan lambannya penanganan kasus yang dialami anak kliennya.

"Harusnya kasus-kasus seperti ini menjadi atensi khusus bagi pihak kepolisian mengingat korbannya adalah anak," ujar Komang.

Bila tidak segera ditindaklanjuti dengan melakukan penangkapan kepada pelaku, Komang mengkhawatirkan akan ada banyak korban lain yang berjatuhan.

"Ini yang harus diperhatikan, jangan sampai ada korban lagi," katanya.

Melihat lambannya penanganan kasus ini, Komang berencana akan meminta perlindungan hukum ke Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) , Kapolda Jatim, Kapolri, Komnas HAM, DPR RI dan Presiden.

"Tujuannya mengawal dan mengawasi perkara ini. Mohon dukungan teman-teman media agar ikut mengawal dan mengawasinya," harapnya.

Diketahui, korban pencabulan ini dialami oleh Mawar (bukan nama sebenarnya) pada Minggu (19/2/2023) sekitar pukul 20.00 WIB. Aksi bejat itu dilakukan di rumah pelaku yang notabene adalah ayah tiri korban saat kondisi rumah sedang sepi. Adapun saat ini usia korban masih di bawah umur, yakni 12 tahun.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan mengatakan bila laporan kasus pencabulan anak tersebut sudah mereka proses.

"Sudah ditindaklanjuti, dalam proses penyelidikan," ucapnya melalui pesan WhatsApp, Senin (27/2/2023). grs

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…