Puluhan UMKM Jatim Ikuti Pameran Fiesta Ramadhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat membuka pameran Fiesta Ramadhan di Mall Cito Surabaya, Kamis (2/3/2023).
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat membuka pameran Fiesta Ramadhan di Mall Cito Surabaya, Kamis (2/3/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 52 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dari sejumlah kabupaten di Jawa Timur (Jatim) mengikuti Pameran Fiesta Ramadhan 'Optimis Jatim Bangkit Menuju Kebangkitan UKM/UMKM Jatim dan Pasar Murah Bulog" di Atrium Mall Cito, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Pameran yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 5 Maret tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Sejumlah kebutuhan disediakan oleh para peserta pasar murah UKM dan UMKM untuk masyarakat yang datang ke pusat belanja ini. Mulai dari bahan pangan, pakaian, aksesoris dan lainnya.

Adapungelaran tersebut diselenggarakan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur yang bekerjasama dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Dalam sambutannya, Emil mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung pameran itu. Pemprov Jatim, lanjutnya, memang tengah fokus untuk membangkitkan UKM dan UMKM di Jatim.

Emil mengungkapkan, banyak kesempatan bagi UKM dan asosiasi terkait, termasuk binaan-binaan dari (OPD) Jatim untuk bisa mengenalkan serta memasarkan produk-produk mereka.

"Kami berharap ada kesempatan bagi UKM dan asosiasi UMKM, termasuk dari binaan OPD OPD Jawa Timur, untuk bisa mengenalkan, syukur syukur menjual produk mereka pada kesempatan di pasar murah dan pameran ini," kata Emil, Kamis (2/3/2023).

Menurutnya, UMKM selama ini telah menjadi tulang punggung perekonomian Jatim yang telah membawa daerah melewati krisis akibat pandemi COVID-19 selama tiga tahun terakhir. Ia pun mengakui segala upaya dilakukan untuk membantu kebangkitan sektor ekonomi UKM/UMKM pasca pandemi,.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi demi memberi dukungan terhadap UMKM dengan menggalakkan promosi untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

"Kami tahu sekarang ini berbagai macam cara digunakan untuk mempromosikan UMKM. Sebagai contoh kita bermitra dengan banyak pihak. Kami di Pemprov mengupayakan sinergi agar semakin banyak pihak yang terlibat. Kami menyadari bahwa Pemprov Jatim tidak bisa berjalan sendiri. Banyak keterbatasan yang tidak dapat dihadapi pemerintah sendirian," ujarnya.

Emil meyakini strategi promosi yang dilakukan melaui pameran tersebut menjadi contoh baik dalam hal sinergitas dan bisa memberikan efek signifikan, terlebih dilakukan di pusat perbelanjaan seperti CITO yang tergolong strategis di Surabaya.

"Dan, yang paling standar tapi efektif atau yang paling mudah dilakukan adalah melalui pameran, termasuk seperti gelaran ini. Semakin banyak yang terlibat, ini juga berkat dukungan pihak Mall dan juga MAKI Jatim yang bergerak bersama dan bersinergi," tuturnya.

"Apalagi mereka juga memikirkan bagaimana ini bisa ramai dengan berbagai even, seperti lomba untuk anak-anak ataupun lomba cosplay," ucapnya.

Ia pun berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal, mengetahui, bahkan membeli produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku UKM/UMKM di Jatim.

"Yang saya lihat datang dari berbagai wilayah, ada Madiun, Tulungagung dan lainnya juga ada, jadi ini kesempatan se Jawa Timur. Karena kita tahu, pangsa pasar Surabaya menyumbang seperempat perekonomian di seluruh Jawa Timur," terangnya.

Emil menyampaikan target pertumbuhan UMKM di wilayah Jatim untuk tahun 2023 berada di kisaran 5 persen. Angka tersebut melebihi perkiraan lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia maupun International Monetary Fund (IMF) yang mematok angka 4 persen.

"Kita tetap harus optimis bahwa kita bisa jaga di atas 5 persen. Untuk mewujudkannya kita antisipasi, kalau ekonomi global melemah, tentunya permintaan produk akan agak melemah, maka permintaan domestik di wilayah Jatim harus digenjot," tegasnya.

Kendati demikian, mantan Bupati Trenggalek itu mengingatkan untuk menghindari kebocoran akibat konsumsi lokal untuk produksi impor yang terlalu tinggi.

"Maka kegiatan seperti ini harusnya dapat menggenjot konsumsi lokal untuk barang-barang lokal dan bukan sebaliknya," tandasnya.

Sementara itu, Ketua penyelenggara Pameran dan Pasar Murah, Heru Prasetyo mengatakan, gelaran itu dilakukan untuk memberikan kesempatan para pelaku UKM/UMKM agar bisa turut menikmati kesempatan memasarkan produk dan hasil karya mereka, khususnya menjelang datangnya bulan Ramadhan tahun ini.

"Dengan tagline Optimis Jatim Bangkit, gelaran ini kita harapkan menjadi momentum 'Kebangkitan' UKM/UMKM di Jawa Timur,” ujar Heru.

Heru pun menjelaskan, peserta yang mengikuti pameran Fiesta Ramadhan tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis, misalnya untuk sewa stand dan lainnya. Bahkan, disediakan fasilitas yang diperlukan.

"Peserta, gratis tidak berbayar sepeser pun. Dan, layaknya peserta pameran dan pasar murah fasilitas tetap kita sediakan, menempati boot standar, dilengkapi meja kursi, karpet dan listrik. Dengan harapan, ini memberikan kesempatan bangkit bagi para pelaku UKM/UMKM, yang tidak semua terfasilitasi, apalagi usai diterpa pandemi," jelasnya. sb

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…