Tawuran Antar Pesilat di Ngawi, 12 Orang Luka-luka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Sejumlah orang terluka akibat tawuran diduga antarkelompok pesilat di Jalan Raya Ngawi-Cepu, Dusun Ngandong, Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Tidak hanya itu saja, kejadian ini juga mengakibatkan sejumlah sepeda motor rusak.

Dari informasi yang diterima sebanyak 12 orang dilaporkan menderita luka akibat tawuran antarpesilat itu, para korban kini tengah menjalani perawatan medis. Hal itu dibenarkan oleh perwakilan dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

“Korban luka ada 12 orang tapi yang dirawat hanya 5 orang di RS Widodo Ngawi,” ujar Ketua Ranting PSHT Sukardi kepada wartawan di RS Widodo, Ngawi pada Minggu (5/3/2023).

Lima dari 12 korban luka itu, menurut Sukardi, terkena luka lemparan batu saat insiden perusakan tugu lambang penguruan silat. Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu sempat terekam kamera dan viral di aplikasi percakapan WhatsApp.

“Kejadian korban luka saat ada perusakan tugu lambang penguruan silat,” katanya.

Tidak hanya itu, Sukardi juga yang menyebutkan bahwa tawuran yang diduga terjadi antar kelompok pesilat itu juga menyebabkan sejumlah sepeda motor rusak. Setidaknya ada 8 sepeda motor yang rusak akibat kejadian itu.”Kerusakan sepeda motor ada delapan,” ujarnya.

Lin (25) mahasiswa asal Desa Paras Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi jadi salah satu korban. Dia mengalami luka di kepala akibat pukulan benda tumpul dan babras di tangan kiri. Dia tidak terlalu ingat kejadiannya. Yang diingat, saat itu dia dilempar batu hingga dikeroyok. Motor miliknya yakni Honda Supra 125 nopol AR 6187 JAG hangus dibakar massa.

“Saya dan teman-teman pulang ngopi dari perbatasan Ngawi Bojonegoro. Sampai di hutan Sanggrahan itu saya dan teman dilempar batu. Saya jatuh terus habis itu dihadang ratusan orang. Sudah saya gak ingat lagi saya,” kata Lin saat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat RS Widodo

Tak hanya Lin, pelajar SMP berinisial DY (16) warga Kecamatan Pangkur, Ngawi juga jadi korban. Remaja laki-laki itu mengalami luka di kepala. Hasil scan sinar X, tengkoraknya mengalami retak akibat pukulan benda tumpul.

Eko Agus, ayahanda DY mengatakan anaknya sempat mendapatkan pukulan batu di kepala. Saat berupaya kabur, dia sempat menyembunyikan motornya ke sawah-sawah agar aman. Kemudian, dia pun kabur dari lokasi kejadian dengan luka di tubuhnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi berikut telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kasus itu dalam penanganan Satreskrim Polres Ngawi.

Terpisah Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko membenarkan adanya kejadian bentrok yang membuat tugu lambang salah satu perguruan silat di Ngawi Rusak. Namun dia belum tahu detail peristiwa itu seperti apa.

"Betul, infonya ada insiden (tawuran) diduga dilakukan oleh oknum merusak tugu lambang perguruan silat. Saya belum tahu detailnya seperti apa," ujarnya pria yang akrab disapa Mas Antok saat dikonfirmasi, Minggu (5/3/2023).

Mas Antok menyebutkan berdasarkan informasi yang didapat, peristiwa tawuran itu terjadi pada Minggu pagi. Namun, dia belum bisa memastikan apa penyebab terjadinya insiden itu.

Atas terjadinya insiden tawuran yang cukup meresahkan itu dirinya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan kepolisian di Ngawi. gaw/ham

Berita Terbaru

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, di Gedung Negara Grahadi, S…

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus m…

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik,…

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ekspansi bisnis kuliner premium berbasis halal terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan p…

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…