Idap Penyakit Hernia Menahun, Pria Paruh Baya Nekat Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengidentifikasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengidentifikasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga desa Sumber Kec Sanankulon Kabupaten Blitar datangi kolam ikan koi milik Purnadi warga setempat. Kedatangan mereka pada Senin (7/3) bukan untuk beli ikan koi tapi melihat dari dekat atas ditemukannya Sunarto (53) tetangganya yang tewas dalam posisi gantung diri.

Kapolsek Sanankulon AKP Murdiyanto menerangkan bahwa benar ada warga Desa Sumber didapati meninggal dunia dengan cara gantung diri.

"Benar, setelah kami menerima laporan kejadian itu langsung kami ke TKP dengan team Inafis dan Identifikasi Reskrim Polres Blitar Kota untuk olah TKP, selain itu kita minta keterangan para saksi saksi termasuk Kepala Dusun. Sementara meninggalnya korban dengan gantung diri dengan tampar yang melilit di leher korban, sesuai pemeriksaan team kesehatan dan unit Inafis dengan ciri ciri orang meninggal dengan cara gantung diri, dan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan atau tindakan  kriminal," ungkap AKP Murdiyanto pada wartawan seijin Kapolres Blitar AKBP Argowiyono SH SIK.M.Si.

Diketahuinya korban gantung diri, diketahui saksi satu Purnadi saat datang di kolam ikan koinya dan melihat Sunarto (korban) sedang duduk, oleh saksi Purnadi dibiarkan karena korban sering duduk di gubuk tersebut.

"Ketika datang saksi dua Imam tetangga korban menuju gubuk untuk ambil pakan ikan koi, saat itulah saksi Imam melihat korban yang posisi duduk terlihat lehernya terlilit tampar, saat dipanggil-panggil Imam tidak ada respon selanjutnya Imam manggil Punardi, dan dilaporkan ke kantor desa Sumber dilanjutkan ke polsek," tambah AKP Murdiyanto.

Karena korban meninggalnya dengan gantung diri dengan posisi terduduk dan meninggalnya sesuai ciri ciri orang gantung diri dan tidak ada tanda tanda kekerasan maka pihak keluarga tidak menginginkan untuk di otopsi dan jasad korban diminta keluarga, pihak keluarga membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh Perangkat Desa Sumber dan rela atas kematian Sunarto, menurut keluarganya bahwa Sunarto menderita sakit Hernia yang menahun.

"Untuk jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarganya dan disertai surat pernyataan dan menerima kematian korban, untuk tali (tampar) warna biru kita amankan (sita) guna barang bukti," pungkas mantan Kasat Samapta Polres Blitar Kota ini. Les

Berita Terbaru

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom.…

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencairkan gaji ke-13 bagi 3.692 pegawai dengan total anggaran Rp13,2 miliar. Menariknya, selain PNS,…

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memicu efek domino di…

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul adanya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai upaya mengurangi genangan air di kawasan perkotaan yang masih terus berlanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang…

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya strategis mengatasi keterbatasan tempat pemakaman yang terjadi di sejumlah wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten…