Rafael, Punya Harta Rahasia!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah menemukan sejumlah harta rahasia manta pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo.

Antara lain transaksi rumah mewah di Yogyakarta, mobil Rubicon yang digunakan Mario Dandy, hingga terbaru temuan uang tunai senilai Rp 37 miliar.

Setelah transaksi rekening senilai Rp 500 miliar yang terendus PPATK dan langsung diblokir, ayah Mario Dandy itu ternyata masih memiliki pundi-pundi lain yang tersimpan di safe deposit box di bank berisi Rp 37 miliar dalam pecahan Dolar Amerika Serikat.

Di ungkap akun Twitter @kurawa, Rafael Alun diduga memiliki sebuah tempat rahasia untuk menyimpan kekayaan dalam bentuk fisik.

Beberapa di antaranya adalah rekening dan valas menembus satu triliun rupiah, tak hanya itu diduga adanya simpanan dalam bentuk emas berbobot puluhan kg.

"Rekening Rupiah dan Valas = 1 Triliun. Aset properti dalam dan luar negeri = 1,5 Triliun, Emas Logam Mulia = 60 Kg, Kendaraan barang mewah = 150 Miliar, Surat Berharga = 250 Miliar," cuit akun tersebut.

Mantan pejabat pajak ini disebut memiliki cara cerdik untuk menyamarkan harta kekayaannya yaitu dengan mengunakan nama orang lain atau nomine.

 

Deposito atas Nama Anak

Sedangkan, dikutip dari akun Twitter @logikapolitikid, Senin (13/3/2023), Rafael diduga menyimpan deposito atas nama anaknya yang paling besar.

Kakak Mario Dandy ini disebut menyimpan sejumlah uang dengan nominal yang fantastis di berbagai bank berbeda.

"Dear PPATK coba cek rekening Anaknya Rat yg paling Gede. Cek Deposito Anaknya yg paling Gede, Rat itu cerdik, dia naro duit deposito atas nama anaknya. Di 2 Bank yah.. Banknya cari sendiri, kalo bingung bilang," cuit akun tersebut, yang dilihat Surabaya Pagi, Senin (13/3/2023) telah di retweet sebanyak 651 kali.

 

Gepok gepok Uang Asing

Akun tersebut menyinggung soal adanya bergepok-gepok uang dengan pecahan rupiah dan juga mata uang asing.

Harta karun tersebut diduga tersimpan di salah satu kediaman Rafael di kawasan Simprug, di sebuah brankas rahasia.

"Dear @PPATK Itu rekening2 di Bank emang diblokir, tp dollar2nya banyak banget di SDB Bank Mandiri & BCA atas nama Anaknya Rat yang Pertama. Oia, kalo rupiah bergepok2 eh dollar juga sih, ada di brankas kmr Rat di rmh Simprug. Jam segini sepi gak yah," sambungnya.

Namun, hingga Senin sore, dugaan temuan harta Rafael Alun belum mendapat konfirmasi lebih lanjut dari PPATK dan KPK.

 

Rafael Sempat Cek Safe Deposit

Rafael sempat mendatangi bank untuk mengek uang yang disimpan di safe deposit box. Rafael terkejut begitu mengetahui rekeningnya kena blokir.

Hal itu diceritakan Menkopolhukam, Mahfud Md. Mahfud membeberkan ada uang senilai Rp 500 miliar yang disimpan oleh Rafael Alun Trisambodo yang sebagian ada dalam safe deposit box yang terbagi dalam beragam deposit box.

"Sekarang Anda mau katakan apa kalau Rafael itu katanya Rp 56 (miliar), itu tidak wajar, tiba-tiba Rp 500 (miliar) hitungannya dari intelijen? Kemudian di loker, Rp 37 (miliar), belum lagi ada yang sudah dibuka lebih dulu lokernya. Itu kan pencucian uang kalau dalam ilmu pencucian uang," kata Mahfud dalam konferensi pers di gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Sabtu (11/3).

Mahfud mengatakan Rafael sejatinya sudah terdeteksi bolak-balik pada beberapa deposit box untuk menyimpan uangnya. Namun pada suatu pagi, saat Rafael hendak membuat rekening untuk deposit box, hal itu langsung terdeteksi oleh PPATK.

"Itu punya sekian, itu yang baru ketemu juga sebagian, Rp 37 miliar itu. Karena beberapa hari (Rafael) sudah bolak-balik dia ke berbagai deposit box itu. Pada suatu pagi dia datang ke bank mau buka itu (deposit box) lalu diblokir PPATK," ujarnya.n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…