Seorang Pencari Pasir Terseret Arus Deras Sungai Brantas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mendatangi TKP. SP/Lestariono
Petugas saat mendatangi TKP. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Para pencari pasir di tepian Sungai Brantas tepatnya di dusun Balong Desa Bendosari Kec Sanankulon Kabupaten Blitar dikejutkan teriakan minta tolong dari Samsudin (44) warga Desa Ngaglik RT 03/RW 02 Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, yang berjarak 150 meter dari tepian sungai Brantas.

Korban yang diduga hilang terseret arus itu hingga kini belum diketahui dan ditemukan. Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Srengat untuk ditindaklanjuti.

Kejadian terseretnya pencari pasir itu dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Ahmad Rochan SH pada wartawan. Menurut AKP Rochan, peristiwa terseretnya Samsudin itu berawal ketika korban sedang mencari pasir di sepanjang tepian kali Brantas bersama teman temannya pada pukul 12.30, usainya mencari pasir korban langsung mandi di tepi sungai brantas.

"Rupanya korban Samsudin mandi dan berenang sedikit ke tengah sekitar jarak 5 meter dari tepi sungai, entah tidak bisa berenang atau memang terbawa arus sungai yang deras, jarak Samsudin menjauh dari mandi semula, dan jaraknya sudah sekitar 150 meter dari tepi sungai, dan korban teriak minta tolong, spontan dua temanya yaitu Asrofi dan Franki berusaha menolong rupanya korban sudah tak kelihatan (mungkin tenggelam) karena terbawa arus," kata AKP Rochan seizin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si, Kamis (16/3).

Masih menurut AKP Rochan, bahwa arus Sungai Brantas saat ini memang deras apalagi dengan turunya hujan, ketika korban mandi dalam jarak 5 meteran saksi saksi tidak menduga kalau korban sudah jauh meninggalkan tepi sungai brantas, dan saksi mendengar teriakan korban minta tolong setelah jarak korban dan sisi tepi sungai 150 meter.

"Sampai sore ini team dari Polres Blitar kota dan Koramil Srengat bersama BPBD Kab Blitar bersama masyarakat masih melakukan pencarian korban dan koordinasi dengan pihak petugas DAS Kab Tulungagung," pungkas AKP Rochan dampingi Kapolsek Srengat Kompol Wahono. Les

Berita Terbaru

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait total utang pemerintah yang tercatat lebih dari Rp 10.000 triliun per…

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesepakbola Christiano Ronaldo resmi menikahi kekasihnya Georgina Rodriguez setelah menjalin hubungan sejak 2016. Mereka mengumumkan…

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Siber Polda Jawa Timur membongkar kasus dugaan arisan online fiktif dengan perputaran uang mencapai Rp 71 miliar. Ada 140 orang…

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Disbudpar Jatim bersama Dewan Juri Raka Raki Jatim dan Disporapar Kota Surabaya menggelar rapat pembahasan pelanggaran kode etik Raka Wakil…

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan data terbaru Global Passport Index per Juli 2026, Warga Negara Indonesia (WNI) mengantongi akses bebas visa ke 89 negara di…

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku masih membahas pengelolaan wakaf produktif Masjid Istiqlal. OJK mendorong pengelolaan dana umat di…