Disperdagin Kota Kediri Bakal Tindak Tegas Penjual MinyaKita di Atas HET

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MinyaKita. Foto: Kemendag.
MinyaKita. Foto: Kemendag.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Masih dijumpai pedagang di Kota Kediri yang menjual minyak goreng (migor) subsidi jenis Minyakita di atas ketetapan harga eceran tertinggi (HET). Padahal, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, dan Energi (Disperdagin) Kota Kediri melalui distributor telah mengalokasikan seharga Rp 12.600 per botol.

“Yang kita dropping kemarin itu Minyakita botol tutup hijau. Itu yang harus taat aturan harga sesuai HET Rp 14 ribu,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Kediri Rice Oryza Nusivera.

Kendati demikian, Rice mengaku masih memaklumi adanya produk Minyakita yang dijual melebihi HET. Menurutnya, bisa jadi pedagang mendapatkan supply dari distributor lain.

“Karena barang yang kita drop dulu juga kemungkinan sekarang sudah habis,” ujarnya.

Meski begitu, mengacu Surat Edaran Kementerian Perdagangan Nomor 3/2023, penjualan MinyaKita mematuhi harga penjualan dalam negeri dan HET. Hal itu berlaku dari tingkat produsen, distributor, hingga pengecer. Maka dari itu, tindakan penegasan terhadap pedagang curang akan segera dilakukan.

“Untuk pedagang yang masih nakal akan ditindak oleh distributornya langsung berupa blacklist. Biar dialihkan ke pedagang yang jujur. Karena perjanjian pakta integritasnya itu antara pedagang dengan distributor,” jelasnya.

Saat disinggung mengenai rencana inspeksi mendadak (sidak), wanita yang akrab disapa Riris itu mengaku belum bisa memastikan lebih jauh.

“Menyusul agenda dropping selanjutnya. Waktunya belum bisa saya pastikan,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa masih ada beberapa pedagang yang menjual Minyakita di suatu pasar di Kota Kediri yang mematok harga di atas HET. Mereka mengaku menjual Minyakita ukuran 1 liter dengan harga Rp 15 ribu lantaran harga dari distributor sudah mahal yakni Rp 13.750 per botol.

Tingginya harga dari distributor membuat pedagang eceran di pasar harus menaikkan harga. Dengan demikian, mereka baru bisa mendapatkan keuntungan yang layak. kdr

Berita Terbaru

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…