Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Asal Lamongan Terciduk Ngamar di Hotel Tuban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pasangan bukan suami istri yang kedapatan petugas gabungan saat berduaan di kamar hotel.
Salah satu pasangan bukan suami istri yang kedapatan petugas gabungan saat berduaan di kamar hotel.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Nasib sial tidak ditulis didalam kalender. Peribahasa itu ternyata dialami tiga pasangan bukan suami istri asal Kabupaten Lamongan yang semalam terciduk berduaan dalam salah satu kamar hotel di Kabupaten Tuban oleh petugas gabungan operasi cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan, Minggu (20/3/23).

Petugas gabungan yang terdiri dari Sat Samapta Polres Tuban, Kodim 0811 Tuban, Subdenpom V/2-4 Tuban, Satpol PP dan Damkar Kab. Tuban serta DLH Perhubungan Kab. Tuban, mengamankan ketiga pasangan itu bersama dengan lima pasangan lainnya di dua hotel yang berbeda.

Kasat Samapta Polres Tuban, AKP Chakim Amrullah mengatakan, operasi yang dilakukan kali ini memang bertujuan untuk menciptakan ketentraman masyarakat Kabupaten Tuban menjelang bulan suci Ramadhan.

Dalam giat tersebut, kata Chakim, yang menjadi sasaran adalah beberapa hotel yang berada di Kabupaten Tuban dan juga peredaran minuman keras.

"Operasi cipta kondisi malam ini sasaranya hotel dan minuman keras jelang Ramadhan," terangnya.

Mengenai delapan pasangan bukan suami istri yang kedapatan petugas berada dalam satu kamar hotel, lanjut Chakim, telah dilakukan pendataan dan di BAP oleh Sat Samapta Polres Tuban untuk selanjutnya akan menjalani proses sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

"Untuk delapan pasangan bukan suami istri yang kedapatan berduaan dikamar hotel oleh petugas, sudah didata untuk proses Tipiring," ungkapnya.

Melalui data identitas yang ditunjukan kepada petugas oleh delapan pasangan tersebut, pasangan tidak sah tersebut diantaranya MAA (26 th) Babat Lamongan bersama AS (22 th) Modo Lamongan, SW (46 th) Krembangan Surabaya bersama SW (41 th) Grobogan Jawa Tengah, dan SK (36 th) Widang Tuban bersama SS (36 th) Plumpang Tuban yang diamankan di hotel Bintang.

Serta lima pasangan lainnya yakni AA (23 th) warga Pamotan Rembang bersama ZK (21 th) Bancar Tuban, MT (23 th) warga Leuwisadeng Jawa Barat bersama SW (25 th) Tambakboyo Tuban, DN (34 th) warga kecamatan Tikung Lamongan bersama NAF (41 th) Kota Lamongan, MN (21 th) warga Baureno Bojonegoro bersama HM (22 th) Babat Lamongan dan EH (40 th) Solokuro Lamongan bersama IS (22 th) Solokuro Lamongan yang diciduk petugas saat berada di hotel Dinasty. her

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…