Bawaslu Jatim Telusuri Pembagian Amplop dengan Logo PDIP di Madura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Belum lama ini beredar video yang menunjukkan seseorang sedang membagikan amplop dengan logo PDIP dan foto dua orang anggotanya, pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pun langsung menanggapi dan melakukan penelusuran di Kabupaten Sumenep.

Terkait isu yang sedang ramai dibicarakan di media sosial itu, tim Surabaya Pagi mencoba untuk mencari konfirmasi dari pihak Bawaslu Jatim melalui Abdul Quddus Salam selaku Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi Bawaslu Jatim. Dirinya mengatakan kasus tersebut saat ini sedang dalam penelusuran di Kabupaten setempat. “Kurang lebih Bawaslu Kabupaten setempat perlu 3 hari untuk melakukan penelusuran, setelah itu baru kita akan dapat detailnya seperti apa.” ucapnya, Selasa (28/3).

Quddus juga menyampaikan, proses penyelidikan lebih lanjut ini sesuai dengan perintah dari Ketua Bawaslu sendiri, nantinya jika memang terbukti didapati pelanggaran maka akan dikenakan sanksi administrasi dan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang melakukan kegiatan tersebut. “Ya kita lihat dulu, apa bukti-bukti yang ditemukan nanti memenuhi persyaratan formil dan materiil atau tidak.” imbuhnya.

Sebelumnya, cuplikan video yang ramai di media sosial tersebut memperlihatkan seseorang yang membagikan amplop berisi uang senilai Rp 300 ribu kepada jamaah shalat Tarawih. Peristiwa itu terjadi di Masjid Wakaf Said Abdullah, Jalan Kartini, Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat (24/3) malam lalu.

Amplop-amplop yang dibagikan itu berwarna merah dengan lambang PDIP serta ada gambar wajah Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan Ketua Banggar DPR Said Abdullah. Di mana keduanya merupakan politisi PDIP.

Said Abdullah sendiri telah memberikan keterangan baik secara tertulis maupun lisan, Ia mengaku bahwa amplop tersebut memang dari dirinya dan merupakan zakat darinya dan para kader PDIP se-Madura. Said membantah kalau kegiatan tersebut dianggap sebagai bentuk politik uang.

Said menyebut, pengurus cabang PDIP se-Madura memang rutin membagikan sembako dan uang kepada warga fakir miskin. Adapun uang yang diberikannya Said niatkan sebagai zakat mal. “Hal itu rutin saya lakukan setiap tahun, sejak 2006 lalu. Bahkan jika ada rezeki berlebih, malah ingin rasanya kami berzakat lebih banyak menjangkau kaum fakir miskin,” ujar Said lewat keterangan tertulisnya, Senin (27/3/2023).

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengingatkan agar kader partai politik jangan memberikan zakat menggunakan amplop berlogo partai. Bagja menjelaskan, semua aktor politik jelas dilarang melakukan praktik politik uang. Tapi dirinya juga menyebut, tentu tidak ada larangan bagi kader partai untuk berzakat, yang merupakan perintah agama. Meski demikian, jangan pula keduanya dicampuradukkan. “Mungkin diperbaiki ke depan, kalau bagi zakat jangan pakai lambang partai lah,” kata Bagja. dev

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…