Keluarga Besar Advokat Alumni Unair, Dukung Mahfud MD, Ungkap Dugaan Mega Skandal Pencucian Uang 349 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mahfud MD dan Sri Mulyani
Mahfud MD dan Sri Mulyani

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Polemik mega skandal dugaan tindak pidana pencucian uang Rp 349 Triliun di lingkungan Kementerian Keuangan terus menjadi sorotan. Setelah Menko Polhukam Mahfud MD dan Ketua PPATK Ivan Yustiavandana disudutkan oleh Komisi III DPR RI. Namun, sikap buka-bukaan data Menko Polhukam Mahfud MD, kini mendapat dukungan dari Keluarga Besar Advokat Almuni Universitas Airlangga (AAA).

Keluarga Besar AAA ini mendukung pengungkapan dugaan mega skandal pencucian uang Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan. Hal ini diungkapkan Ketua Advokat Alumni Airlangga Kukuh Pramono Budi, S.H., M.H. dalam keterangan tertulis yang diterima Surabaya Pagi, Senin (3/4/2023).

Kukuh menyampaikan dukungan terhadap pengungkapan mega skandal tersebut bertolak dari rasa keprihatinan mendalam terhadap semakin maraknya praktek praktik korupsi, kolusi, nepotisme maupun pencucian uang yang terjadi pada akhir akhir ini, yang telah merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan Rakyat Indonesia.

Menurut Kukuh, dugaan terjadinya mega skandal pencucian uang Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan itu semakin membuka mata dan melukai hati rakyat Indonesia.Keadaan tersebut bertentangan dengan harapan rakyat Indonesia maupun cita cita para pendiri bangsa Indonesia, serta membahayakan masa depan kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Bahwa, terdorong oleh tanggungjawab kami sebagai bagian integral dari rakyat Indonesia, maka dengan ini kami Keluarga Besar Advokat Alumni Universitas Airlangga menyerukan untuk mendukung sepenuhnya Prof. Mahfud MD (Menko Polhukam)  dan Dr. Sri Mulyani (Menteri Keuangan) untuk segera mengungkapkan secara terang benderang dugaan terjadinya mega skandal pencucian uang sebesar Rp 349 triliun tersebut,” ujar Kukuh dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/4/2023).

Selain itu, Keluarga Besar Advokat Alumni Unair mengharap agar KPK, Kejaksaan Agung, Polri, PPATK untuk saling bekerjasama dengan baik dan bersikap pro aktif dalam upaya menegakan hukum terhadap dugaan terjadinya mega skandal tersebut serta mendorong semua elemen bangsa dan rakyat Indonesia, untuk terus mengawal dan mendukung sepenuhnya upaya upaya tersebut.

Advokat Alumni Airlangga diketuai Kukuh Pramono Budi SH, MH dengan beberapa anggota diantaranya mantan Dekan FH Unair Prof. Dr. Moch. Zaidun SH., MS. Lalu ada Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, SH., MS. serta beberapa advokat alumni FH Unair seperti Edward Dewaruci, SH, MH, Setijo Boesono, SH, MH, Dr. Minola Sebayang SH, MH, dan masih banyak lagi. (rmc)

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…